PALU, theopini.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar sosialisasi penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE), Senin, 27 November 2023.
“Tujuan sosialisasi TTE ini, untuk memperkenalkan teknologi modern kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Sulawesi Tengah dan sertifikat elektronik dalam lingkungan digital,” kata Kepala Bidang Persandian pada DKIPS Sulawesi Tengah, Santik Distiawaty, dalam laporannya.
Baca Juga: DKIPS Sulteng Gelar Workshop Pengelolaan CSIRT
Selain itu, kata dia, untuk peningkatan efisiensi dalam proses administrasi dan komunikasi antar instansi pemerintah. Kemudian, memastikan penggunaan TTE sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Hal itu, termasuk pemahaman terhadap aturan regulasi yang mengatur penggunaan TTE serta persyaratan dan kewajiban para pengguna.
“Tujuan lainnya, juga memastikan komunikasi dalam lingkungan digital lebih aman, mencakup melindungi data sensitif, menghindari penipuan dan memastikan hanya pihak yang sah, yang dapat menggunakan TTE,” paparnya.
Sementara itu, Kepala DKIPS Sulawesi Tengah, Sudaryano R. Lamangkona mengatakan pentingnya Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi dalam era digital ini, sebagai alat verifikasi dan autentikasi dalam peningkatan efisiensi proses admistrasi dan komunikasi dalam lingkungan digital.
“Penggunaan TTE yang tersertifikasi banyak keuntungan, salah satunya adalah efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan, TTE tersertifikasi dapat memangkas waktu perolehan dokumen yang ditandatangani. Hal ini, diabsahkan dalam Pasal 11 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Selain itu, ia juga menjelaskan tentang kebijakan privasi yang diberikan untuk memastikan data pribadi pengguna dilindungi kerahasiaannya.
Baca Juga: DKIPS Parimo Prioritaskan Perangkat Jaringan Bagi OPD Pelayanan
“Ketika telah memiliki TTE tersertifikasi, tidak perlu lagi memikirkan biaya anggaran berlebih, karena yang dibutuhkan hanya koneksi internet dan perangkat seperti komputer dan smartphone,” jelasnya.
Ia berharap sosialisasi ini, dapat memberikan manfaat untuk kesiapan dalam menghadapi transformasi era digital.

Komentar