BANGGAI, theopini.id – Sebanyak 43 kelompok nelayan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menerima bantuan 355 unit mesin katinting dan alat tangkap ikan, Minggu, 25 Agustus 2024.
Bantuan untuk kelompok nelayan di 24 kecamatan ini, diserahkan Bupati Banggai, H Amirudin, di halaman Gedung Nasional (Genas), Luwuk.
Baca Juga: Total Rp7 Miliar Bantuan DAK 2022 di DKP Parimo Naik
“Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai akan mengevaluasi pemanfaatan bantuan tersebut,” tegas Bupati Amirudin.
Ia menegaskan, bantuan alat tangkap ikan dari Pemda Banggai yang disalurkan ini, tidak dipungut biaya alias gratis.
“Kalau ada yang bayar, bapak laporkan ke saya. Akan saya kembalikan dua kali lipat uangnya,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Amirudin juga menyampaikan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) telah meluncurkan aplikasi Mangael Jo, yang dapat membantu nelayan menangkap ikan secara efektif, dan efisien mendapatkan informasi titik koordinat.
“Kita baru launching pada 17 Agustus 2024. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, BRIDA akan memberikan pelatihan kepada para nelayan,” kata dia.
Ia pun mengaku, banyak permintaan dari pengusaha, khususnya Jawa Barat, terhadap hasil perikanan tangkap di Kabupaten Banggai.
Namun, Kabupaten Banggai belum memiliki cold storage berukuran besar, untuk menampung hasil tangkap ikan para nelayan.
Baca Juga: BRI Cabang Parigi Bantu Kelompok Nelayan di Desa Sigenti
“Pada 2025, kita sudah merencanakan untuk membuat cold storage,” ujarnya.
Dia berharap, peluang ini dapat dimanfaatkan pemerintah desa, dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga hasil tangkapan nelayan dapat dikumpulkan di cold storage, sebelum dijual ke perusahaan.







Komentar