Kakanwil Kemenkumham Sulteng Dianugerahi Gelar Adat Tadulako

PALU, theopini.idKepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menerima penghargaan istimewa berupa penganugerahan gelar adat Tadulako, dari Badan Musyawarah Adat (BMA).

Gelar adat ini, merupakan penghargaan pimpinan lembaga yang  peduli dengan keberagaman budaya berbasis kearifan lokal daerah  Sulawesi Tengah.

Baca Juga: DP2KB Sulteng Gandeng Badan Musyawarah Adat Cegah Perkawinan Anak

Selain itu, salah satu tokoh yang dinilai telah berjasa dalam melestarikan adat istiadat, dan menjaga keharmonisan sosial di wilayah Sulawesi Tengah.

Penganugerahan yang ditandai dengan pemasangan Siga atai ikat kepala simbol adat Kaili di Kota Palu, yang dilakukan di Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah ini dan dihadiri para pemuka adat, dan tokoh masyarakat.

BACA JUGA:  Anak 10 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Leok Buol

Tadulako memiliki makna sebagai seorang pemimpin, dan pelindung yang dihormati masyarakat adat. Hermansyah siregar juga menjadi Dewan Penasehat Adat, tertuang dalam SK Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Nomor : 430/449/Dis-Dikbud-G.ST/2019 tentang Pengurus BMA periode 2019-2024.

Kemudian, Tadulako juga melambangkan sosok yang kuat, berani dalam menjaga nilai-nilai adat serta budaya, sekaligus berperan sebagai penjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat.

“Terima kasih atas penghargaan tersebut. Penganugerahan gelar Tadulako ini, adalah kehormatan besar bagi saya,” ujar Hermansyah Siregar, usai menerima penganugrahan, Selasa, 10 September 2024.

Gelar adat ini, kata dia, menjadi motivasi baginya serta seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, untuk terus berperan aktif dalam melestarikan adat istiadat dan kearifan lokal

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat, dalam menjaga stabilitas sosial serta penyelesaian konflik di daerah.

BACA JUGA:  Polsek Batui dan Bhayangkari Salurkan Sembako

Menurutnya, hukum adat memainkan peran penting dalam menciptakan keadilan sosial, dan pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh agar kearifan lokal tetap lestari.

Sementara itu, Sekretaris BMA Sulawesi Tengah, Ardiansyah menjelaskan, gelar Tadulako diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Hermansyah Siregar, dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Bacagub Ahmad Ali Bersama Istri Diangkat Jadi Ketua Dewan Adat Dampal

“Gelar Tadulako ini adalah simbol penghargaan tertinggi. Kami melihat kepemimpinan beliau yang selalu mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan harmonisasi dengan masyarakat adat. Kami berharap hubungan ini akan semakin kuat di masa mendatang,” pungkasnya.

Komentar