PARIMO, theopini.id – Fraksi Perindo DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah minta Pemerintah Daerah (Pemda) meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan infrastruktur.
Hal ini, disampaikan Fraksi Perindo, melalui juru bicaranya Yolanda Mambu, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Parimo, Alfeds Tonggiroh, Jum’at, 11 Oktober 2024.
Baca Juga: Pj Bupati Richard Dorong Bapenda Parimo Terus Tingkatkan PAD
“APBD merupakan instrumen teknis dan idealism pembanngunan yang ingin diwujudkan di Kabupaten Parimo yang berujung kesejahteraan,” kata Yolanda Mambu, membacakan pandangan umum Fraksi Perindo atas Raperda APBD 2025.
Ia mengatakan, hal terpenting yang harus diperhatikan dalam APBD, yakni mencerminkan respon pemerintah terhadap kebutuhan prioritas, sebagai pemilik kapasitas menyelesaikan problem masyarakat.
Olehnya, Fraksi Perindo memiliki 14 poin padangan terhadap Raperda APBD 2025, yang harus diperhatikan pemerintah, di antaranya meminta pemerintah meningkatan PAD dan infrastruktur.
“Kami memandang masih banyak pos-pos untuk berkontribusi dalam peningkatan PAD. Contohnya, optimalisasi pajak perhotelan, pariwisata dan reklame,” tukasnya.
Fraksi Perindo menilai, perlu dilakukan kajian kembali atas regulasi pajak dan retribusi daerah serta menyerahkan pengelolahannya kepada pihak ketiga, agar PAD mengalami peningkatan.
Selain itu, Fraksi Perindo meminta Pemda Parimo untuk meningkatkan ruas jalan desa, dan jalan usaha tani diseluruh wilayah Parimo.
Di antaranya, ruas jalan penghubung di desa Binangga-Matolele, Binangga-Jononunu dan jalan usaha tani di Desa Oncone Raya-Tada Selatan.
“Peningkatan infrastruktur juga perlu dilakukan, khusunya rehabilitasi gedung DPRD pasca gempa 2018 serta rumah jabaran pimpinan dewan yang terbakar beberapa tahun lalu,” ujarnya.
Baca Juga: Fraksi Gerindra DPRD Parimo Berharap Proyeksi PAD Ditingkatkan
Bahkan, Fraksi Perindo pun meminta, Pemda Parimo membenahi program daerah agar lebih tepat sasaran, dan melakukan optimalisasi penanggulangan penyalahgunaan peredaran narkoba di Kabupaten Parimo.
“Kami berharap Raperda tentang APBD 2025, dapat menjawab kebutuhan, masalah, tantangan dan kondisi daerah saat ini dan akan dating,” pungkasnya.














