PARIMO, theopini.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, sangat menyayangkan terjadinya insiden dalam debat publik Pemmilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Insiden tersebut, terjadi saat season ke empat pada debat publik yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Parimo, yang disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun TV, Rabu malam, 13 November 2024.
Baca Juga: Berikut Tanggapan Bawaslu Parimo Soal Debat Kandidat Pertama Pilkada
Insiden tersebut, terjadi karena Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3, M Nizar Rahmatu dan H Ardi Kadir merasa terganggu dengan tim sukses dari Paslon lainnya saat debat berlangsung.
Bahkan, mengakibatkan proses debat publik terganggu, dan harus dihentikan sementara. Sebab, Calon Bupati Nizar Rahmatu sempat turun dari podium, mendatangi salah satu tim sukses tersebut.
Menanggapi itu, Ketua KPU Parimo, Ariana Borahima mengaku, sangat menyayangkan insiden itu bisa terjadi.
Padahal, KPU telah melakukan upaya agar debat publik Pilkada Parimo dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Sebagai pelaksana debat, tentunya saya sangat menyayangkan insiden ini bisa terjadi. Karena sebelum acara, kami sudah melakukan upaya antisipasi,” ujarnya.
Langkah antisipasi yang dilakukan KPU Parimo sebelum debat publik, kata Ariyana, yaitu melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama LO dari lima Paslon.
Berdasarkan hasil Rakor, KPU dan seluruh LO Paslon telah membuat kesepakatan terkait tata tertib pelaksanaan debat publik.
“Semua LO dari lima Paslon bertandatangan dalam berita acara kesepakatan, dan masing-masing bertanggung jawab atas pendukung dan tim suksesnya,” tukasnya.
Baca Juga: Erwin-Sahid Tampil Elegen di Debat Kandidat Pertama Pilkada Parimo
Sementara itu, Wakapolres Parimo, KOMPOL Nana Taryana enggan memberikan keterangan atas inciden tersebut.
“Untuk memberikan keterangan dan penjelasan soal insiden itu, saya harus menunggu perintah dari pimpinan,” ujarnya Wakapolres, ditemui di lokasi debat publik.







Komentar