Pemda Banggai Gelar FKP Rancangan Awal RKPD 2026

BANGGAI, theopini.idPemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk membahas rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banggai ini, dibuka Bupati Amirudin di Luwuk, Kamis, 19 Desember 2024.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Buka Musrenbang RKPD dan RPJPD 2024

“FKP penyusunan rencana awal RKPD 2026 merupakan sarana penyampaian kebijakan prioritas Pemda Banggai, penjaringan saran dan masukan dari instansi maupun lembaga terkait, serta kelompok atau organisasi kemasyarakatan,” ungkap Bupati Amirudin, dalam sambutannya.

Fokus pembangunan daerah 2026, kata dia, yakni:

1. Pembangunan manusia berkualitas dan berdaya saing

2. Ekonomi kerakyatan berbasis potensi, keunggulan lokal dan pemanfaatan teknologi

3. Infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasa

4. Ketahanan pangan

5. Investasi daerah di sektor pertambangan

6. Lingkungan hidup, tata ruang dan ketahanan bencana daerah

7. Pariwisata, kebudayaan daerah dan moderasi beragama

8. Penguatan reformasi birokrasi

“Prioritas strategis yang akan kami lakukan pada 2026, antara lain bidang pendidikan. Fokus kami adalah menyelesaikan masalah anak putus/tidak sekolah dan dewasa tidak sekolah agar mereka kembali bersekolah serta PAUD,” terangnya.

Ia mengungkapkan, jaminan kesehatan masyarakat melalui penghargaan UHC diraih atas wujud nyata komitmen Pemda, dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat Banggai.

Cakupan kepesertaan BPJS di Kabupaten Banggai, lanjutnya, mencapai kurang lebih 97% atau setara dengan 362.450 jiwa penduduk Kabupaten Banggai.

“Jumlahnya, termasuk juga Jamsostek, ASN, TNI, POLRI,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemda Banggai menanggung 127.943 jiwa penduduk atau 34%. Porsi ini, terbanyak dalam pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat, dibanding yang ditanggung pemerintah pusat.

Selain itu, untuk mengurangi pengangguran di Kabupaten Banggai, fokus Pemda Banggai memberikan pendidikan vokasi kepada pencari kerja, dan calon wirausaha baru.

Hal ini, dimaksudkan agar tercipta tenaga kerja dengan keahlian, sesuai kebutuhan industry atau bursa lapangan kerja yang tersedia, dan juga usaha-usaha baru dapat tumbuh serta berkembang di Kabupaten Banggai.

“Begitu juga dengan program penanggulangan kemiskinan, sudah banyak yang dilakukan Pemda Banggai, melalui perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dalam upaya penanggulangan kemiskinan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga: Pj Bupati Parimo Paparkan Empat Prioritas Arah RKPD 2025

Menurutnya, hasil angka kemiskinan Kabupaten Banggai menurun dari 6,49% atau 27.380 jiwa pada 2023, menjadi 6,56% atau 26.210 jiwa tahun ini. Kemudian, kemiskinan ekstrim mencapai 0% pada tahun sebelumnya.

“Komitmen kami akan terus konsisten dengan apa yang telah dijanjikan ke masyarakat. Kami pun akan terus berupaya menjadikan Kabupaten Banggai lebih maju, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.

Komentar