PARIMO, theopini.id – Aliansi Pemerhati Pemilu dan Demkrasi Bersih (APPDB) mengaku merasa diabaikan dan kecewa dengan sikap DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
Pasalnya, APPDP yang datang memenuhi jadwal penyampaian aspirasi yang telah disepakati bersama dua hari sebelumnya, tak disambut oleh Anggota DPRD Parimo.
Baca Juga: Disebut Jadi Penyebab Bentrok di Parimo, Gubernur Sulteng Mengaku Kecewa
“Kedatangan kami ke DPRD Parimo ini, bukan untuk minta uang. Kami ingin menyampaikan tentang kondisi daerah. Tapi kami merasa seperti dipandang enteng,” kata anggota APPDB Parimo, Zulfikar Zamardi, di Parigi, Kamis, 19 Desember 2024.
Secara prosedur, menurutnya, APPDB Parimo telah mengajukan surat permohonan penyampaian aspires ke Bagian Umum DPRD Parimo, pada Selasa, 17 Desember 2024.
Saat surat diterima, ia meminta, agar diinformasikan jika terjadi perubahan jadwal pertemuan dengan DPRD Parimo.
Bahkan, kata dia, surat permohonan yang sama diteruskan ke Ketua DPRD Parimo via WhatsApp dengan formad PDF.
“Kami pun sempat menghubungi Ketua DPRD Parimo. Kami diminta datang, nanti akan dilayani Komisi I dan II, pukul 14.00 WITA,” jelasnya.
Ketika tiba di DPRD Parimo, lanjutnya, anggota DPRD yang ditugaskan untuk menerima APPDB Parimo ternyata sedang rapat bersama OPD mitranya.
Sikap DPRD Parimo ini, sangat disayangkan dan mengecewakan. Apalagi, beberapa anggota APPDB yang hadiri saat itu, para orang tua.
“Padahal Komisi ini, ada agenda dengan mitranya. Masa ada agenda begitu, kita disuruh ke situ,” tukasnya.
Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Parimo, Muhamad Fadli menjelaskan, tak berniat mengecewakan atau mengabaikan APPDB Parimo.
Ia mengaku, informasi kedatangan APPDP ke DPRD Parimo, baru menerima perintah memimpin pertemuan tersebut sekira pukul 13.00 WITA, saat berlangsungnya Rapat Kerja bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
“Rapat kerja itu, membahas soal perubahan pagu anggaran. Ini sudah dijadwalkan lebih dulu, untuk menghadirikan OPD ini, kami menyurat ke Bupati,” terangnya.
Mendengar Komisi I DPRD Parimo yang telah menyelesaikan rapat kerjanya, ia pun meminta Adnyana Wirawan untuk lebih dulu menerima kedatangan APPDB.
Baca Juga: Komisi I DPRD Parimo Akan Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer di Sekolah Swasta
Saat rapat kerja bersama DKP Parimo, ia pun telah berpamitan untuk memimpin pertemuan bersama APPDB, setelah menyampaikan persoalan terkait anggaran tersebut.
“Tapi belum sempat menemui mereka, Pak Adnyana menyampaikan kalau mereka sudah pulang. Padahal saya minta menunggu 15 menit saja. Tadi, tidak ada niat kami mau mengabaikan mereka,” tukasnya.







Komentar