Usai Sertijab, Wali Kota Makassar Paparkan Program Prioritas MULIA

MAKASSAR, theopini.id Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, usai pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dalam saing paripurna DPRD, Senin, 3 Maret 2025.

“Langkah strategis dalam pengelolaan keuangan daerah menjadi salah satu agenda penting yang akan segera dilaksanakan,” kata Munafri Arifuddin, dalam sambutannya.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Resmi Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2026

Ia memaparkan, ketujuh arah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, yakni transformasi sosial, ekonomi, tata kelola, memantapkan ketentraman dan ketertiban umum yang tangguh, demokrasi substansial, dan stabilitas ekonomi makro daerah.

Kemudian, ketahanan sosial budaya dan ekologi, pembangunan kewilayahan yang didukung sarana prasarana berkualitas dan ramah lingkungan, serta kesinambungan pembangunan.

Sebagai langkah awal, Wali Kota Munafri menyebutkan ada tiga agenda prioritas yang akan segera dilaksanakan.

Pertama, langkah strategis pengelolaan keuangan daerah melalui efisiensi anggaran. Kebijakan ini, memastikan seluruh pengeluaran dan belanja daerah tepat sasaran.

“Hal itu, sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tentang Penyesuaian Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam APBD tahun anggaran 2025,” kata dia.

Langkah strategis tersebut, melakukan penyesuaian dan pergeseran alokasi APBD 2025 serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan dan APBD Perubahan 2025.

Sehingga, nantinya akan menyerap beberapa prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita serta Program Unggulan MULIA pada tahun ini.

Kemudian agenda kedua, penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RPJMD 2025-2029. Dokumen ini, akan memuat visi, misi, dan janji politik MULIA dalam lima tahun ke depan, serta mendukung pelaksanaan prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita.

Sedangkan agenda ketiga, adalah penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar 2026, yang menjadi dokumen perencanaan tahunan untuk menjabarkan kebijakan dan prioritas pembangunan di tahun kedua pemerintahan MULIA.

“Keseluruhan agenda tersebut merupakan agenda yang tidak terpisahkan dari agenda perencanaan pembangunan Kota Makassar, baik jangka menengah maupun jangka tahunan,” sebutnya.

Baca Juga: Komitmen Cetak Generasi Berkualitas, Wali Kota Makassar Resmikan 5 PAUD

Ia berharap sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat mampu mempercepat realisasi program pembangunan, serta membawa Makassar menjadi kota yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

“Tentunya dukungan agenda dan tahapan prioritas tersebut perlu dukungan dan sinergitas seluruh stakeholder, dalam mengawal Pemerintahan MULIA di lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Komentar