JAMBI, theopini.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan memainkan peran strategis dalam menyuplai bahan pangan lokal bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diusung Presiden Prabowo Subianto.
“Cabai, ayam, beras, telur, semua bisa dipasok langsung dari koperasi jika dikelola dengan baik. Ini bukan sekadar koperasi, tapi paket lengkap untuk membangkitkan ekonomi desa sekaligus mendukung program nasional MBG,” ujar Yandri dalam rapat koordinasi bersama kepala daerah se-Provinsi Jambi, Rabu, 28 Mei 2025.
Baca Juga: DisKopUKM Parimo Telah Sosialisasikan Kopdes Merah Putih di 110 Desa
Ia menyebutkan, pembentukan koperasi ini bukan hanya alat pemberdayaan ekonomi, tetapi juga bagian dari desain besar pemerataan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025, pembentukan Koperasi Merah Putih bersifat wajib dan menjadi syarat pencairan dana desa tahap kedua.
Saat ini, pemerintah menargetkan terbentuknya 80.000 koperasi di seluruh Indonesia yang akan bertindak sebagai garda terdepan distribusi pangan lokal.
Koperasi ini, diharapkan dapat menyingkirkan peran tengkulak dan rentenir, sehingga nilai tambah hasil pertanian dan peternakan tetap berputar di tingkat desa.
“Kalau koperasi kuat, distribusi pangan MBG akan efisien, terjangkau, dan menyejahterakan rakyat. Jadi, bukan cuma program makan gratis, tapi juga ekonomi desa yang hidup,” tambahnya.
Pembentukan koperasi dimulai dengan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang hasilnya harus dinotariskan.
Pendanaannya dapat bersumber dari Dana Desa, APBD provinsi, maupun kabupaten/kota. Di Jambi, antusiasme terlihat dari banyaknya camat dan kepala desa yang mengajukan pertanyaan teknis dalam forum dialog bersama Mendes Yandri, Badan Gizi Nasional, serta pejabat tinggi lainnya.
Baca Juga: Mendes Yandri: Kopdes Merah Putih Pintu Masuk Terwujudnya Kesejahteraan Rakyat Sulteng
Dengan peran ganda sebagai lokomotif ekonomi desa dan mitra distribusi MBG, Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi ujung tombak transformasi pembangunan dari desa, untuk mewujudkan cita-cita besar pemerataan kesejahteraan nasional.







Komentar