PARIMO, theopini.id – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menangah (DisKopUKM) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah telah melakukan sosialisasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di 110 desa.
“Hingga hari ini, kami telah selesai melaksanakan sosialisasi di 110 desa dan kelurahan. Targetnya, Kopdes Merah Putih akan dibentuk di 283 desa/kelurahan,” ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM, pada DisKopUKM Parimo, Sulastri, dihubungi di Parigi, Senin 26 Mei 2025.
Baca Juga: Sekda Parimo: Pembentukan Kopdes Merah Putih Harus Tuntas pada 30 Juni 2025
Ia mengatakan, pihaknya memanfaatkan kegiatan Musyawarah Desa Khusu (Musdesus) di setiap desa untuk melakukan sosialisasi Kopdes Merah Putih tersebut. Mengingat, peresmiannya akan dilaksanakan secara nasional pada 12 Juli 2025.
Saat ini, Kopdes Merah Putih di Kabupaten Parimo baru sampai tahap pembentukan pengurus. Kemudian, akan dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan membahas terkait teknis peroperasiannya.
“Terdapat tiga model Kopdes Merah Putih yang bisa dipilih oleh masing-masing desa, yaitu membangun koperasi baru, pengembangan yang sudah ada atau merevitalisasi koperasi,” jelasnya.
Diketahui, Kopdes Merah Putih merupakan gagasan dari Presiden Prabowo Subianto, sebagai upaya untuk menggerakkan koperasi di seluruh Indonesia. Selain itu, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Pembentukan Kopdes Merah Putih ini, didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa, melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan saling membantu.
Baca Juga: Mendes Yandri: Kopdes Merah Putih Pintu Masuk Terwujudnya Kesejahteraan Rakyat Sulteng
Presiden Prabowo menekankan, pentingnya pembentukan Koperasi Desa sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan.
Inisiatif ini, bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi.







Komentar