SIGI, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi, Sulawesi Tengah bersama Yayasan Sikola Mombine (YSM) menggelar Workshop Finalisasi dan Pengesahan Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) 2025, Rabu, 4 Juni 2025.
Kegiatan ini, menjadi bagian dari implementasi program Penghidupan Inklusif dan Peka Risiko bagi Penyandang Disabilitas dan Perempuan dalam Kondisi Rentan (Pakagasi), yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sigi, Nuim Hayat.
Baca Juga: Yayasan Sikola Mombine Gelar Jambore Kepemimpinan Perempun
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pelibatan semua kelompok masyarakat, terutama yang selama ini termarjinalkan, dalam proses pembangunan.
“Melalui workshop ini, kita ingin memastikan bahwa suara penyandang disabilitas dan perempuan tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang responsif dan adil,” ujar Nuim Hayat.
Ia mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi penyandang disabilitas dan perempuan rentan dalam perencanaan pembangunan daerah.
Harapannya, kebutuhan dan potensi mereka dapat diakomodasi secara nyata dalam kebijakan dan program pemerintah.
Selama workshop, peserta mengikuti berbagai sesi seperti penyusunan RKT, pemetaan kebutuhan dan potensi lokal, serta sinkronisasi dengan dokumen rencana strategis pembangunan daerah.
Peserta terdiri dari perwakilan penyandang disabilitas, organisasi perempuan, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Baca Juga: Konsultasi Publik Raperbup Pelaksanaan Perda Sigi Masange
YSM sebagai mitra pelaksana, menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan kelompok rentan dalam pengambilan keputusan di tingkat lokal.
Hasil dari workshop ini, akan menjadi rujukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sekaligus dasar perencanaan program pemerintah daerah yang lebih berpihak kepada kelompok rentan.












