Bangun Kantor Baru, PDI-Perjuangan Parimo Klaim Komitmen Perkuat Pelayanan Publik

PARIMO, theopini.id Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah memulai pembangunan kantor baru di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat. Peletakan batu pertama, dilakukan bertepatan dengan peringatan Haul Soekarno, Sabtu, 21 Juni 2025.

“Pembangunan kantor ini bukan sekadar simbol fisik, tetapi menjadi pusat pergerakan perjuangan ideologi partai dan pengabdian kepada rakyat,” kata Ketua DPC PDI-Perjuangan Parimo, Alfred Tongiro, dalam sambutannya.

Baca Juga: Ganti Rugi Lahan Kantor Bupati, Pemda Parimo Akan Tempuh Jalur PK

Ia menegaskan, kantor baru itu diharapkan menjadi wadah yang lebih representatif untuk konsolidasi partai, sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin keberadaan kantor ini memudahkan warga dalam menyampaikan aspirasi secara langsung kepada fraksi PDI-Perjuangan,” ujarnya.

Alfred menyebut, kantor baru ditargetkan rampung sebelum akhir 2025 dan akan difungsikan sebagai pusat kegiatan politik dan layanan sosial partai di Kabupaten Parimo.

Hadir dalam prosesi tersebut, Ketua DPD PDIP Sulawesi Tengah, Muharam Nurdin, Sekretaris DPD sekaligus anggota DPR RI, Matindas J. Rumambi, serta seluruh perwakilan DPC se-Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Muharam menekankan, kantor partai bukan hanya tempat administrasi, tetapi harus menjadi rumah rakyat tempat berdiskusi dan menyusun strategi politik.

“Kantor ini harus hidup, menjadi tempat masyarakat berdialog dan ikut menentukan arah kebijakan politik lokal,” ujarnya.

Ia juga mengarahkan agar kantor lama PDI-Perjuangan Parimo yang berada di Desa Lebo dialihfungsikan sebagai kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Parigi Tengah.

Baca Juga: Ditressiber Polda Sulteng Terbentuk, Berkantor di Jalan Teratai Palu

“Itu akan menjadi satu-satunya PAC di Sulawesi Tengah yang punya kantor sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, DPC PDI-Perjuangan Parimo juga meluncurkan satu unit ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar