Temuan Mengejutkan di RSUD Anuntaloko Parigi: Fasilitas Rusak Tak Tertangani

PARIMO, theopini.idKondisi memprihatinkan terungkap dalam sidak ke RSUD Anuntaloko Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Sejumlah fasilitas pelayanan dasar ditemukan rusak dan belum ditangani, mulai dari toilet, wastafel, AC ruangan, hingga lantai yang pecah dan genangan air di ruang pasien.

Baca Juga: RSUD Anuntaloko Parigi Telusuri Dugaan Penolakan Pasien Asal Jononunu

Temuan itu terjadi saat inspeksi mendadak pada Jum’at pagi, 4 Juni 2025, yang dipimpin Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Parimo, Candra Setiawan.

Ia menyebut, banyak kerusakan yang seharusnya bisa langsung diperbaiki tanpa menunggu anggaran dari pemerintah daerah.

“Hal-hal kecil seperti ini, seharusnya bisa segera diatasi tanpa menunggu turunnya anggaran. Ini menyangkut kenyamanan pasien,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bagian dari evaluasi program, tetapi juga bentuk nyata fungsi pengawasan terhadap layanan publik.

“Selain sebagai bagian dari tugas Pansus untuk mengevaluasi program, kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata dari fungsi pengawasan institusi,” kata dia.

Kondisi toilet dan kloset yang tidak berfungsi juga disoroti anggota Pansus, H Wardi. Ia menilai, fasilitas seperti itu menjadi komponen penting dalam menjamin kenyamanan dan kebersihan lingkungan perawatan.

“Dengan status akreditasi B Paripurna, RSUD Anuntaloko Parigi seharusnya mampu memberikan pelayanan prima dan memaksimalkan kondisi infrastruktur yang ada,” ujarnya.

Ia pun mendesak agar seluruh permasalahan kerusakan fasilitas RSUD Anuntaloko Parigi dapat diselesaikan dalam tahun anggaran 2025.

Baca Juga: DPRD Parimo Agendakan RDP, Bahas Nasib Tenaga Kerja RSUD Anuntaloko Parigi

“Kami harap tahun ini seluruh persoalan ini bisa dituntaskan,” ucapnya.

Tak hanya infrastruktur, Wardi juga menilai manajemen rumah sakit perlu dibenahi. Ia meminta agar kebutuhan dasar pelayanan segera dipenuhi sebelum rumah sakit memfokuskan diri pada pengembangan infrastruktur lanjutan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar