Dilaporkan Hilang, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat oleh Tim SAR di Perkebunan Poso

POSO, theopini.idSeorang nenek berusia 79 tahun yang sempat dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Betue, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan pada Jum’at, 4 Juli 2025.

Keberhasilan ini, menjadi bukti kerja cepat dan sinergis antar unsur SAR dan masyarakat Desa Betue, Kecamatan Lore Peore.

Baca Juga: Nenek 79 Tahun Hilang di Perkebunan Poso, Tim SAR Diterjunkan

“Alhamdulillah, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal.

BACA JUGA:  Pascalibur Lebaran, Bupati Banggai Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Kinerja

Korban atas nama Deda Tokao, perempuan berusia 79 tahun, dilaporkan tidak kembali ke rumah setelah pergi ke kebun di sekitar aliran Sungai Lerian, Desa Betue.

Proses pencarian dimulai pada Jum’at pagi, setelah Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu tiba di lokasi pukul 10.45 WITA.

Dua tim Search and Rescue Unit (SRU) dibentuk untuk menyisir kawasan yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban. SRU 1 bergerak ke arah tenggara dari titik laporan kejadian, sedangkan SRU 2 menelusuri kebun milik anak korban.

Upaya tersebut, membuahkan hasil sekitar pukul 15.30 WITA, ketika korban ditemukan dalam kondisi selamat, sekitar 585 Meter dari lokasi awal.

BACA JUGA:  Polisi Sebut Minimbus Masuk Jurang di Kebun Kopi Akibat Rem Blong

Evakuasi Tim SAR gabungan dilakukan dengan cepat, dan korban sudah berada di rumah keluarga pada pukul 15.45 WITA.

Baca Juga: Pencarian Lansia Hilang Usai Pamit Ziarah ke Makam Istri di Donggala Dihentikan

Pukul 16.00 WITA, seluruh unsur SAR kembali ke satuan masing-masing dan operasi dinyatakan selesai. Dalam operasi ini terlibat sejumlah unsur, yaitu Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Betue, dan masyarakat setempat.

Sinergi dan kesiapsiagaan mereka berperan besar dalam menyelamatkan nyawa warga, terutama kelompok rentan seperti lansia.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar