the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Merespons Keresahan Warga, Pemprov Sulteng Tinjau Harga dan Stok Beras di Pasar

the OPINIbythe OPINI
15 Juli 2025
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
15 Juli 2025
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
Merespons Keresahan Warga, Pemprov Sulteng Tinjau Harga dan Stok Beras di Pasar

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Rudi Dewanto, bersama OPD terkait dan TPID turun langsung ke Gudang Bulog Tondo dan pasar tradisional di Kota Palu, Selasa, 15 Juli 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) merespons cepat keresahan masyarakat atas kenaikan harga beras yang mencapai Rp18.000 per kilogram di sejumlah pasar.

Melalui inspeksi lapangan dan operasi pasar, pemerintah berupaya menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman.

Baca Juga: Jelang Idulfitri, Satgas Pangan Polda Sulteng Cek Harga Beras di Kota Palu

“Kami mendapat arahan langsung dari Bapak Gubernur untuk mengecek situasi di lapangan, menyusul informasi dari media bahwa harga beras mengalami lonjakan signifikan,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Rudi Dewanto, saat turun langsung ke Gudang Bulog Tondo dan pasar tradisional di Kota Palu, Selasa, 15 Juli 2025.

Dalam peninjauan tersebut, tim dari Pemprov Sulawesi Tengah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyambangi dua titik utama distribusi bahan pokok, yakni Pasar Masomba, Kecamatan Palu Selatan dan Pasar Inpres Manonda, Kecamatan Palu Barat.

Hasil pengecekan menunjukkan, stok beras di Gudang Bulog Tondo mencapai lebih dari 3.000 ton, sementara total stok beras Bulog Sulawesi Tengah berada di angka lebih dari 28.500 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga musim panen berikutnya.

“Dengan stok sebanyak ini, masyarakat tidak perlu khawatir. Kita akan intervensi pasar jika diperlukan agar harga tetap terkendali,” tegas Rudi.

Di sisi harga, pemantauan di Pasar Masomba dan Pasar Inpres menunjukkan ketersediaan beras medium dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500/kg masih cukup banyak di berbagai lapak penjualan.

Sementara untuk beras premium, harga bervariasi:

  • Di Pasar Masomba:
    • Beras jenis Kepala dan Santana dijual Rp16.000/kg hingga Rp17.000/kg.
    • Terjadi penurunan Rp1.000–Rp2.000 dibanding harga sebelumnya yang mencapai Rp18.000/kg.
  • Di Pasar Inpres:
    • Beras jenis Kepala dan Santana tersedia dengan harga lebih murah, yakni Rp15.000/kg.
    • Ini menunjukkan penurunan sebesar Rp3.000/kg dibanding harga awal.

Adapun Beras SPHP (medium) dalam kemasan 5 kg dengan kualitas memadai, tetap tersedia dan menjadi alternatif pilihan masyarakat, dijual sesuai HET, yakni Rp12.500/kg di kedua pasar tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, Pemprov Sulawesi Tengah telah meminta Bulog untuk segera melepas stok beras ke pasar dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM).

Rencananya, pada Rabu, 16 Juli 2025, sebanyak 2–3 ton beras medium akan disalurkan ke berbagai titik penjualan di Kota Palu.

Hal ini, merupakan bagian dari intervensi harga sekaligus kelanjutan dari kegiatan launching Bantuan Pangan Beras oleh Gubernur pada Senin, 14 Juli 2025, dengan jumlah bantuan mencapai 4.400 ton beras.

Baca Juga: Hadapi Gejolak Harga Beras, Pemprov Sulteng Salurkan Bantuan Pangan untuk 224 Ribu Warga

“Pelepasan beras melalui GPM ini bertujuan langsung menekan harga dan memastikan akses masyarakat terhadap beras murah,” kata Rudi.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Sulawesi Tengah berharap kestabilan harga pangan, khususnya beras, dapat kembali terjaga dan daya beli masyarakat tetap terlindungi di tengah dinamika pasar.

Baca berita lainya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #PasarManonda#PasarMasomba#RudiDewanto#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Operasi Patuh Tinombala 2025, Polda Sulteng Fokus pada Keselamatan

Next Post

BERANI Sehat Hadapi Tantangan Pembiayaan dan Distribusi Layanan di Daerah 3T

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Pemprov Gorontalo Siapkan Forum Tematik untuk Atasi Hambatan Ekspor

Pemprov Gorontalo Siapkan Forum Tematik untuk Atasi Hambatan Ekspor

28 Agustus 2026
Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

27 Agustus 2026
KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

26 Agustus 2026
Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

24 Agustus 2026
Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

23 Agustus 2026
Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

Dinas TPHP Parimo Bersama Polri Kembangkan Bawang Putih 40 Hektare di Palasa

23 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

30 Agustus 2026
Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

30 Agustus 2026
BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

30 Agustus 2026
Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

DisKopUKM Parimo Dorong Masyarakat KAT Kembangkan Usaha Olahan Pangan

DisKopUKM Parimo Dorong Masyarakat KAT Kembangkan Usaha Olahan Pangan

25 Agustus 2026
Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

Pembangunan Gerai KDKMP Baru 30 Persen, DisKopUKM Parimo Siapkan Evaluasi

24 Agustus 2026
Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

29 Agustus 2026
KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

26 Agustus 2026
MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

30 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d