Terangi Wilayah Terpencil, Gubernur Sulteng Nyalakan Listrik Perdana di Desa Olu

SIGI, theopini.id – Desa Olu di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, kini resmi menikmati aliran listrik setelah sekian lama hidup dalam kegelapan.

Penyalaan jaringan listrik dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, dalam kunjungan kerjanya bersama jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten.

Baca Juga: Wagub Gorontalo Minta Warga Pilolodaa Jaga dan Rawat Fasilitas Jaringan Listrik

Dengan menyeberangi Danau Lindu menggunakan perahu, rombongan Gubernur Sulawesi Tengah tiba di Desa Olu dan disambut antusias oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa harunya dapat menginjakkan kaki di wilayah yang selama ini hanya ia dengar lewat cerita. Menurutnya, Lindu memiliki potensi besar yang selama ini belum tersentuh secara maksimal.

“Lindu ini luar biasa. Alamnya indah, tanahnya subur, dan masyarakatnya punya semangat luar biasa. Sayang sekali kalau daerah ini terus terisolasi. Karena itu, hari ini kita bawa terang ke Lindu, bukan hanya secara harfiah, tetapi juga secara harapan pembangunan,” kata dia.

Peresmian jaringan listrik tersebut mencakup 23 kilometer Saluran Tegangan Menengah, 7,6 kilometer Jaringan Tegangan Rendah, dan tiga gardu distribusi berkapasitas total 450 kVA.

Infrastruktur ini, tidak hanya melayani Desa Olu, tetapi juga menjangkau Dusun Paku di Desa Anca dan Dusun Palili di Desa Tomado.

Anwar Hafid menyatakan bahwa kehadiran listrik hanyalah langkah awal. Ia berkomitmen menjadikan Lindu sebagai kawasan prioritas pembangunan melalui program BERANI Menyala, yang menjadi bagian dari sembilan program unggulan Pemprov Sulawesi Tengah.

Di antaranya, pembangunan konektivitas jalan Kalukubula–Gimpu melalui program BERANI Lancar, serta perluasan jaringan telekomunikasi di wilayah blank spot lewat program BERANI Berdering.

“Mulai tahun ini, Lindu juga kita libatkan dalam program cetak sawah sepuluh ribu hektare. Kita siapkan kawasan ini menjadi lumbung pangan Sulawesi Tengah di masa depan,” tegasnya.

Program pembangunan itu, juga diarahkan ke sektor pariwisata berbasis lokal. Gubernur mendorong lahirnya SMK pariwisata, pelatihan pemandu wisata lokal, hingga pengembangan homestay berbasis komunitas agar Lindu tidak hanya terang, tapi juga terbuka sebagai destinasi wisata andalan daerah.

Senada dengan Gubernur, Manajer PLN UP2K Palu, Rahmatan, menyampaikan bahwa proyek elektrifikasi di Lindu merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa.

Ia menyebut peresmian ini bukan semata penyambungan listrik, tetapi juga penyambung harapan masyarakat terpencil yang selama ini terpinggirkan dari akses energi.

“Ini kerja bersama yang patut diapresiasi. Kami dari PLN bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini. Listrik adalah fondasi, dan hari ini Desa Olu telah menyalakan masa depannya,” ujar Rahmatan.

Sementara itu, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menambahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi siap menindaklanjuti program pembangunan di Lindu secara berkelanjutan.

Ia menyebut langkah Gubernur Sulawesi Tengah menyalakan listrik sebagai isyarat kuat bagi daerah untuk ikut menyambung pembangunan yang merata dan berkeadilan.

“Bapak Gubernur yang kasi menyala, torang yang sambung. Ini sinyal kuat bahwa daerah terpencil tidak lagi diabaikan,” ucap Rizal.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Soroti Defisit Listrik, Dorong UMKM Lokal Suplai Kebutuhan Industri

Kunjungan kerja itu, juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan penanganan Stunting oleh Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, kepada pengurus PKK Kabupaten Sigi, sebagai bagian dari program BERANI Sehat.

Peresmian listrik di Desa Olu menjadi simbol awal bangkitnya Lindu dari keterisolasian. Dengan semangat kolaboratif lintas sektor, pemerintah berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terang, tetapi juga berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar