the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sekda Parimo Dorong Penguatan Ekonomi Desa Lewat Rantai Pasok Pangan Terintegrasi

the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2025
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2025
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
Sekda Parimo Dorong Penguatan Ekonomi Desa Lewat Rantai Pasok Pangan Terintegrasi

Sekda Parimo, Zulfinasran A Tiangso dalam konsultasi publik rancangan awal RPJMD di Parigi, Rabu, 23 Juli 2025. (Foto: Oppie)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi desa sebagai tulang punggung pembangunan daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Salah satu langkah utamanya, adalah membangun ekosistem distribusi pangan berbasis penguatan lembaga ekonomi lokal.

“Dari 283 wilayah administrasi di Kabupaten Parimo, hanya lima yang berstatus kelurahan. Selebihnya adalah desa. Karena itu, jika ekonomi desa bergerak, maka ekonomi daerah juga akan tumbuh,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Zulfinasran A Tiangso dalam konsultasi publik rancangan awal RPJMD di Parigi, Rabu, 23 Juli 2025.

Baca Juga: PEKNAS Sulteng Dorong Ekosistem Ekonomi Rakyat Berbasis Desa

Ia menekankan, pentingnya penguatan lembaga ekonomi di daerah, seperti koperasi, BUMDes, dan lembaga distribusi pangan lainnya.

Ia menyoroti persoalan klasik, panjangnya rantai pasok pangan yang menyebabkan ketimpangan harga di tingkat konsumen dan produsen.

“Setiap tahapan distribusi bisa menambah 5 hingga 10 persen harga. Tanpa manajemen rantai pasok yang efektif, industri pangan akan rentan terhadap fluktuasi harga dan kelangkaan bahan baku,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan utama yang perlu segera ditangani adalah tingginya biaya logistik, kurangnya fasilitas penyimpanan modern, serta minimnya informasi akurat soal permintaan, produksi, dan pergerakan harga di tingkat petani.

“Petani sulit mendapat harga yang adil karena informasi pasar tidak transparan. Di sinilah peran pemerintah daerah sebagai pilar utama harus hadir,” jelasnya.

Zulfinasran menyampaikan, Pemda akan menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang penguatan lembaga ekonomi daerah dalam ekosistem distribusi pangan.

Salah satu gagasan yang tengah dikembangkan adalah, pembentukan sistem digital terintegrasi untuk memotong rantai distribusi pangan dari petani ke konsumen.

“Nanti kita bentuk skema platform digital, semacam marketplace yang dikelola koperasi atau BUMDes. Kebutuhan pangan dan harganya akan ditampilkan secara terbuka di ruang-ruang publik seperti kantor desa atau pasar,” paparnya.

Model pendekatan ini, lanjutnnya, telah terbukti meningkatkan pendapatan petani secara signifikan. Ia mengutip studi akademik dari UGM dan Universitas Padjadjaran yang menyebutkan bahwa model distribusi langsung dari petani ke konsumen akhir mampu menaikkan pendapatan hingga 61 persen.

“Dengan model pasar lelang, koperasi, dan mitra dagang langsung, petani bisa memperoleh 80 persen dari harga konsumen. Ini bisa jadi strategi nasional jika dilakukan secara sistematis dari pusat hingga daerah,” tambahnya.

Pemda Parimo juga tengah menjalin kerja sama antarwilayah, termasuk dengan Pemkot Tomohon, Sulawesi Utara untuk memperluas jaringan distribusi pangan antardaerah.

Lembaga ekonomi desa, akan didorong berperan sebagai distributor yang menyuplai produk ke UMKM dan industri pangan lokal.

Baca Juga: Gubernur Sulteng: Koperasi Merah Putih Adalah Jalan Bangkitkan Ekonomi Desa

“Kita sedang mengaktifkan kembali fungsi-fungsi daerah, termasuk lewat kerja sama distribusi pangan lintas kabupaten. Tujuannya agar bahan pangan lokal tidak hanya berputar di desa, tapi juga masuk ke dapur industri,” kata Zulfinasran.

Ia menegaskan, visi pembangunan daerah ke depan tetap bertumpu pada Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa), yang menjadi fondasi utama dalam visi “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan.”

“Ini bukan sekadar jargon. Gerbang Desa harus diimplementasikan lewat program nyata, termasuk distribusi pangan, penguatan koperasi, dan digitalisasi informasi pasar,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #parigimoutong#RPJMD2025-2029#Sulteng#ZulfinasranATiangso
ShareSendTweet
Previous Post

Gubernur Sulteng Tekankan Penyelesaian Konflik Lahan Melalui GTRA

Next Post

Satu Orang Pencari Damar Hilang di Hutan Taronggo, Tim SAR Bergerak ke Lokasi

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

14 Oktober 2026
Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

10 Oktober 2026
TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

9 Oktober 2026
Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

8 Oktober 2026
Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

6 Oktober 2026
HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

3 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 29 km BaratLaut POHUWATO-GORONTALO

12 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026
Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

11 Oktober 2026
Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

13 Oktober 2026
Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

9 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d