Gubernur Sulteng Harap KPID Jadi Mitra Strategis Program BERANI

PALU, theopini.id Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid untuk menekankan pentingnya peran penyiaran dalam menyukseskan program-program strategis Pemerintah Provinsi, khususnya program BERANI.

“Penyiaran hari ini bukan lagi sekadar hiburan. Ia adalah panglima perubahan, penentu arah berpikir publik, dan mitra pembangunan yang sangat strategis,” ujar Anwar Hafid saat pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah di Palu, Senin, 4 Agustus 2025.

Baca Juga: Pemprov Sulteng Terapkan Absensi Digital, Gubernur Anwar: Disiplin Adalah Fondasi Kinerja

Ia berharap KPID Sulawesi Tengah bisa menjadi garda depan dalam menyampaikan informasi yang mencerahkan dan membimbing masyarakat, khususnya dalam mengawal narasi positif dari program unggulan pemerintah, seperti BERANI Cerdas dan BERANI Sehat.

“Kita ingin mensarjanakan rakyat Sulawesi Tengah. Beasiswa BERANI Cerdas adalah misi besar untuk mencerdaskan anak-anak daerah tanpa terbebani biaya. Maka informasi ini harus sampai ke pelosok, jangan sampai rakyat terkecoh oleh anggapan bahwa kuliah itu mahal dan mustahil,” tegasnya.

Anwar Hafid juga mengapresiasi program BERANI Sehat, yang memberikan layanan kesehatan gratis cukup dengan KTP, dan menilai penyiaran memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan informasi tersebut.

“Tidak ada provinsi lain yang mampu melakukannya seperti kita. Maka capaian ini jangan hanya berhenti di meja birokrat, tapi harus menyentuh rakyat. Di sinilah pentingnya KPID,” tambahnya.

Ia menyoroti pentingnya konten lokal dalam memperkuat identitas daerah dan berharap kepengurusan KPID kali ini dapat menghadirkan siaran yang mendidik, sehat, dan menumbuhkan cinta terhadap Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Anggota BPK RI Akan Berkunjung ke Palu, Gubernur Sulteng Siapkan Dukungan Penuh

“Saya percaya, Anda semua membawa semangat baru. Gunakan amanah ini untuk memperkuat jati diri daerah melalui penyiaran yang berkualitas,” pungkasnya.

Ketujuh anggota KPID Sulawesi Tengah periode 2025–2028 yang dilantik adalah Rachmat Caisaria, Sepryanus Tolule, Muhammad Ramadhan Tahir, A. Kaimuddin, Muhammad Faras Muhadzdzib. L, Yeldi S. Adel, dan Mita Meinansi. Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara.

Komentar