BANGGAI, theopini.id – Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tidak hanya diramaikan dengan penampilan kreatif anak-anak dalam Gebyar PAUD, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen pemerintah terhadap pemenuhan hak pendidikan sejak usia dini.
“Upaya membangun karakter anak merupakan sebuah kewajiban berkelanjutan yang hasilnya akan terlihat dalam beberapa dekade mendatang,” ujar Wakil Bupati Banggai, H Furqanuddin Masulili, saat membuka Gebyar PAUD di Gedung Graha Pemda, Selasa, 19 Agustus 2025.
Baca Juga: Hadiri Gebyar PAUD 2024, Begini Pesan Wali Kota Samarinda
Mengangkat tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menghadirkan suasana penuh keceriaan sekaligus wadah untuk mengasah bakat anak-anak.
Namun, di balik itu, Wabup Furqanuddin menekankan pentingnya menjadikan pendidikan anak usia dini sebagai fondasi mencetak generasi unggul.
“Melalui Gebyar PAUD ini, kita tidak hanya merayakan keceriaan anak-anak, tetapi juga meneguhkan komitmen kita bersama dalam memberikan pendidikan terbaik sejak usia dini,” tegasnya.
Senada dengan itu, Bunda PAUD Kabupaten Banggai, Hj Syamsuarni Amirudin menegaskan, pemerintah daerah memiliki perhatian besar pada pendidikan anak usia dini.
“Hal ini selaras dengan salah satu visi Bupati dan Wakil Bupati Banggai yaitu Gerbang Cerdas, dengan komitmen penuh untuk mencetak generasi Kabupaten Banggai yang cerdas, berakhlak mulia, dan menguasai IPTEK sejak dini,” jelasnya.
Rangkaian Gebyar PAUD tahun ini, diikuti oleh perwakilan seluruh kecamatan di Kabupaten Banggai. Sejumlah lomba digelar untuk menyalurkan kreativitas, mulai dari mewarnai, menyanyi solo, gerak dan lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, hingga fashion show.
Wabup Furqanuddin bersama Bunda PAUD Syamsuarni turut menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada anak-anak yang berhasil meraih juara.
Suasana keceriaan tampak dari wajah peserta dan orang tua yang mendampingi, menjadikan ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang pembelajaran penuh makna.
Baca Juga: Motivasi Tenaga Pendidik, Disdikbud Sigi Gelar Gebyar PAUD
Lebih dari itu, Gebyar PAUD menjadi sarana bagi anak untuk belajar sportivitas, keberanian, dan kebersamaan.
Bagi orang tua dan guru, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini, demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar