PARIMO, theopini.id – Dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, Wakil Bupati (Wabup) H Abdul Sahid, menginstruksikan agar dilakukan normalisasi Sungai di Desa Siniu, Kecamatan Siniu, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
Arahan tersebut, disampaikan Wabup Sahid dalam kunjungannya meninjau langsung kondisi sungai dan korban terdampak banjir di Dusun III, Desa Siniu, Kecamatan Siniu, Kamis, 21 Agustus 2025.
Baca Juga: Normalisasi Sungai Jadi Prioritas, Tanggap Darurat Banjir Bolano Lambunu Diperpanjang
“Ini harus dilakukan normalisasi segera mungkin,” ucap Wabup Parimo, H Abdul Sahid, usai melihat kondisi sungai.
Ia menambahkan, normalisasi perlu segera dilaksanakan karena berdasarkan hasil pengamatan, material di aliran sungai saat ini sudah lebih tinggi dibandingkan dengan tanah permukiman warga.
“Percepatan normalisasi harus dilakukan sebagai upaya mencegah sedini mungkin agar bencana serupa tidak kembali terjadi. Saya sudah koordinasikan dengan dinas terkait agar secepat mungkin ditindaklanjuti,” jelasnya.
Selain menginstruksikan normalisasi sungai, Wabup Sahid juga memastikan, seluruh korban terdampak banjir di Desa Siniu akan mendapatkan bantuan, sebagaimana penanganan yang sebelumnya diberikan kepada masyarakat Desa Uevolo.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Siniu, Zikran menyambut baik langkah cepat pemerintah daerah (Pemda) Parimo.
Baca Juga: Anleg Parimo Minta Pemda Prioritaskan Normalisasi Sungai Malino
Ia mengungkapkan, Sungai Siniu terakhir kali dilakukan normalisasi pada 2020. Namun dalam dua tahun terakhir, setiap kali hujan deras, sungai terus mengikis tebing dan memicu banjir.
“Saya berharap tidak hanya dilakukan normalisasi, tetapi juga pembangunan bronjong atau tanggul agar luapan air tidak sering terulang,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar