Bupati Parimo Tegaskan Tidak Anti Kritik, Dorong Evaluasi demi Perbaikan Program

PARIMO, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Erwin Burase, menegaskan dirinya tidak anti kritik dalam memimpin pemerintahan.

Menurutnya, kritik adalah sarana evaluasi agar pemerintah daerah bisa bekerja lebih baik, bukan sesuatu yang harus dihindari.

Baca Juga: Bupati Erwin Burase Apresiasi Sinergi DPRD Membahas Ranwal RPJMD 2025–2029

“Saya sampaikan berulang-ulang kali kepada DPRD dan teman-teman lain, silakan kritik pemerintahan ini kalau ada hal yang kurang tepat atau kurang baik. Kritik itu sangat bagus untuk evaluasi. Sama seperti hidup, semakin banyak teguran membuat kita dewasa dan mawas diri,” ujar Bupati Erwin saat Launching Gas LPG 3 Kg di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Rabu, 27 Agustus 2025.

Ia mencontohkan, jalan tol yang mulus tetap dipasangi polisi tidur untuk mengingatkan pengguna jalan agar tidak terlena.

Prinsip yang sama, kata Erwin, berlaku dalam kehidupan dan pemerintahan. “Sepanjang kritik itu betul-betul membangun, memberi solusi, dan bukan sekadar mencari kesalahan, maka itu akan membuat kita semakin baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga menyinggung kondisi Kabupaten Parimo yang tengah dilanda keterbatasan anggaran akibat kebijakan pemerintah pusat.

Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah, sekaligus melakukan lobi ke pemerintah pusat agar program-program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat tetap berjalan.

Salah satunya, adalah program bantuan isi ulang Gas LPG 3 Kg. Saat ini, Pemda Parigi Moutong menyalurkan bantuan kepada 20 ribu Kepala Keluarga (KK). Ke depan, jumlah itu akan ditingkatkan menjadi 30 ribu KK dengan pola bantuan bulanan.

“Rata-rata penggunaan gas itu bisa dua kali per rumah tangga dalam sebulan. Karena itu, kita berupaya agar bantuan ini bukan hanya sekali, tapi bisa dua kali isi ulang dalam sebulan. Doakan bersama, agar rencana ini bisa terealisasi,” ungkapnya.

Menurut Erwin, program ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mengutamakan program yang langsung menyentuh masyarakat di tengah kondisi keuangan terbatas.

Baca Juga: Bupati Erwin Dorong Optimalisasi Peran PKK dan Posyandu untuk Keluarga Sejahtera

Ia mengajak DPRD Parimo, seluruh stakeholder, camat, kepala desa dan seluruh elemen masyarakat untuk bergandeng tangan memperkuat pembangunan daerah.

“Marilah bersama-sama kita kencangkan ikat pinggang. Program-program yang langsung menyentuh masyarakat itu yang kita utamakan. Inilah waktu kita untuk berbuat terbaik, agar Kabupaten Parimo semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan serta menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar