POSO, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan, komitmen pemerintah provinsi untuk membenahi infrastruktur dasar di Desa Kancu’u, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso.
“Alasan saya datang ke sini, saya mau lihat langsung, mau berdiskusi, berdialog dengan masyarakat setelah sertifikat jadi apalagi yang harus kita kerjakan,” kata Anwar Hafid saat menghadiri penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) bagi warga transmigrasi, Jum’at, 19 September 2025.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Diserahkan, Warga Transmigran Boalemo Didorong Mandiri secara Ekonomi
Menurutnya, kondisi jalan desa yang rusak, ketiadaan listrik, sekolah yang tidak layak, hingga keterbatasan air bersih harus segera diatasi. Ia memastikan bahwa program pembangunan tersebut menjadi prioritas.
“InsyaAllah sepulang dari sini ada beberapa hal segera kami lakukan. Minimal kalau bukan 2025, tahun 2026 jalan, lampu, sekolah, dan jembatan bisa diwujudkan,” ungkapnya.
Dialog bersama warga mengungkapkan sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi, mulai dari akses jalan desa yang sulit dilalui, ketiadaan jaringan listrik, jembatan penghubung yang rusak, hingga sulitnya memperoleh air bersih.
Baca Juga: Pemerintah Pusat Dukung Transmigrasi Berbasis Potensi Lokal di Sigi
Sementara itu, Wakil Bupati Poso, Soeharto Kandar, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sulawesi Tengah terhadap warga transmigrasi.
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Bapak Gubernur, atas perhatian yang begitu besar terhadap masyarakat transmigrasi di Kabupaten Poso,” ujarnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar