Pohon Peneduh di Depan Rujab Gubernur Sulteng Ditebang, Anwar Hafid Murka

PALU, theopini.id – Pohon peneduh jalan di depan Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Tengah, Siranindi II, di Jalan Prof. M. Yamin, Palu, mendadak ditebang orang tak dikenal.

Padahal, pohon tersebut selama ini berfungsi sebagai peneduh, penghijau jalan, penyerap air saat musim hujan, sekaligus pelindung pejalan kaki dari teriknya matahari.

Baca Juga: Pemda Sigi Dorong Penebangan Pohon Berimbang dengan Kelestarian Lingkungan

“Tolong cari siapa yang tebang pohon depan rujab. Siapa pun pelakunya, apakah balai jalan, PLN, atau siapa saja, wajib mengganti. Ini tidak bisa ditolerir,” tegas Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Palu, Jum’at, 19 September 2025.

BACA JUGA:  Polres Banggai Tangkap Pria dengan Puluhan Sashet Sabu

Ia menilai penebangan itu, tidak beralasan karena pohon tumbuh sehat, hijau, dan tidak mengganggu pengguna jalan.

Anwar Hafid menekankan, keberadaan pohon justru memberi manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat.

Namun, hingga kini belum jelas siapa pihak yang bertanggung jawab atas penebangan tersebut. Kepala Bagian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulteng, M. Natsir Mangge, mengaku tidak mengetahui siapa pelakunya.

“Mungkin dari DLH Kota Palu, karena itu wilayah kota,” ujarnya.

Baca Juga: Pemda Parimo Siapkan Langkah Cepat Atasi Dampak Banjir Matolele

BACA JUGA:  Gubernur Anwar Hafid Apresiasi Polri dalam Menjaga Stabilitas Keamanan Sulteng

Sementara itu, Kepala DLH Kota Palu, Mohamad Arif Lamakarate, membantah dugaan tersebut. “Bukan DLH itu,” jelasnya melalui pesan WhatsApp, Jum’at.

Saat ini, memang sedang berlangsung penataan jaringan kabel PLN dan Telkom di ruas Jalan M. Yamin jalur dua. Namun, belum ada pihak yang mengakui bertanggung jawab atas penebangan pohon peneduh tersebut.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar