PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan, pentingnya peran Organisasi Keumatan sebagai mitra strategis dalam membina sumber daya manusia, sekaligus menjaga moral generasi muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia dan moral. Di sinilah peran organisasi keumatan seperti Hidayatullah sangat dibutuhkan,” kata Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Hidayatullah, Sabtu, 31 Januari 2026.
Baca Juga: Ormas Bermasalah, Pemda Diminta Bertindak Tegas
Ia menilai, penguatan nilai-nilai keagamaan menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang berdaya saing, berintegritas, dan berakhlak. Menurutnya, daerah akan sulit maju jika pembangunan moral diabaikan.
“Kalau masjid ramai, insyaallah daerah akan maju dan penuh berkah. Kekuatan agama akan menjaga masyarakat dari berbagai persoalan sosial,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga mengajak Hidayatullah untuk bersinergi dengan sejumlah program unggulan Pemprov Sulawesi Tengah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“Program Berani Cerdas kami siapkan untuk membantu sekolah swasta, santri, dan mahasiswa kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 sebanyak 23 ribu mahasiswa telah menerima manfaat Program Berani Cerdas. Pemerintah Provinsi menargetkan hingga 2030 sekitar 200 ribu mahasiswa, dapat dibiayai melalui program tersebut.
Selain pendidikan, ia juga menyoroti program Berani Sehat, Berani Menyala, dan Berani Berkah yang menekankan penguatan layanan dasar serta kehidupan keagamaan masyarakat hingga ke desa-desa.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan ormas keumatan sangat penting, terutama dalam menjaga generasi muda dari narkoba, prostitusi, dan degradasi moral,” tegasnya.
Baca Juga: Kemendagri Tegaskan Ormas Dilarang Laksanakan Fungsi Penegak Hukum
Gubenur Anwar Hafid mengajak seluruh elemen Hidayatullah untuk terus mendoakan dan mendukung jalannya pemerintahan, serta memanfaatkan Call Center Berani Samporoa 0811 666 2222 sebagai sarana aduan masyarakat yang beroperasi 24 jam.
“Saya berharap kebersamaan ini terus terjaga demi kemajuan dan kesejahteraan Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar