the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Blok Tambang Sausu Dinilai Ancam Irigasi dan Ketahanan Pangan Parimo

the OPINIbythe OPINI
7 Februari 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
7 Februari 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Bappelitbangda Parimo Tekankan Penyerahan PSU Jadi Syarat Mutlak Pembangunan Perumahan

Kepala Bidang PIPW Bappelitbangda Parimo, I Nyoman Sudiara. (Foto: Galvin)

PARIMO, theopini.id – Rencana penetapan blok tambang emas di Kecamatan Sausu dinilai berpotensi mengancam daerah irigasi dan ketahanan pangan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Olehnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah diminta tidak merealisasikan blok tambang tersebut.

Rekomendasi itu, disampaikan Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (PIPW) Bappelitbangda Parimo, I Nyoman Sudiara, dalam Rapat Koordinasi Komisi Irigasi Provinsi dan Kabupaten serta Alokasi Daerah Irigasi Sausu Atas, Jum’at, 6 Februari 2026.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Sausu Torono Picu Aksi Penolakan Warga

Ia menyebut, salah satu desa di Kecamatan Sausu masuk dalam blok pertambangan emas. Kondisi itu, dinilai berisiko terhadap keberlanjutan Sungai Sausu yang menjadi sumber utama irigasi pertanian.

Baca Juga

Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

DPRD Parimo Dorong Pemda Kembangkan Industri Kelapa Biji untuk Tingkatkan PAD

Kurang dari 24 Jam, Polresta Banggai Ungkap Kasus Pencurian di Luwuk

“Salah satu upaya pencegahan untuk mengatasi permasalahan di Sungai Sausu adalah memastikan blok tambang ini tidak direalisasikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kewenangan pemberian izin pertambangan berada di tangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Karena itu, ia berharap dukungan dari seluruh satuan kerja, khususnya di tingkat provinsi, agar rencana tersebut dibatalkan.

“Kami mohon dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai pemegang kewenangan izin pertambangan,” katanya.

Menurut dia, persoalan aktivitas tambang di Sungai Sausu telah berulang kali disuarakan dalam berbagai forum tata ruang.

Bahkan, saat ini Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Parimo masih dalam proses revisi dan pembahasan terkait keberadaan blok tambang tersebut.

“Apakah blok tambang ini bisa terealisasi atau tidak, itu sepenuhnya tergantung keputusan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Ia mengingatkan, jika blok tambang emas direalisasikan, dampaknya akan dirasakan langsung oleh pemerintah kabupaten dan masyarakat, khususnya pada daerah irigasi Sausu.

Nyoman menambahkan, daerah irigasi Sausu merupakan salah satu kawasan penopang ketahanan pangan di Parimo.

Selain itu, Kabupaten Parimo akan menetapkan kawasan pangan strategis yang membentang dari Parigi Selatan hingga Balinggi atau dikenal sebagai kawasan Paristoba.

Ia juga menegaskan, dalam dokumen perencanaan jangka panjang maupun jangka menengah Kabupaten Parimo, sektor pertambangan tidak menjadi arah kebijakan utama.

“Di tingkat kabupaten sebenarnya tidak ada kebijakan pengelolaan sektor pertambangan,” ungkapnya.

Olehnya itu, ia berharap rekomendasi penolakan blok tambang emas di Kecamatan Sausu dapat masuk dalam hasil Rapat Komisi Irigasi Provinsi dan Kabupaten.

“Kami berharap seluruh pengusulan blok tambang, khususnya di Kecamatan Sausu, tidak direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Sausu Torono Kembali Marak, Petani Resah Sungai Tercemar Lumpur

Nyoman juga menyampaikan, aspirasi tersebut telah disuarakan hingga ke DPRD Parimo. Ia berharap keputusan yang diambil berpihak pada keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan petani.

Sebelumnya, aktivitas penambangan emas di wilayah Sungai Sausu sempat menyebabkan air irigasi menjadi keruh dan berdampak pada menurunnya hasil produksi pertanian masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #BappelitbangdaParimo#BlokTambangSausu#INyomanSudiara#KecamatanSausu#Mentan#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Tekan Angka Kecelakaan, Satgas Preemtif Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

Next Post

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal Dunia

the OPINI

the OPINI

Related Posts

DPRD Parimo Dorong Pemda Kembangkan Industri Kelapa Biji untuk Tingkatkan PAD

DPRD Parimo Dorong Pemda Kembangkan Industri Kelapa Biji untuk Tingkatkan PAD

22 Juli 2026
Rusno Soroti Realisasi APBD 2026, Sebut Penjelasan Pemda Terkesan Asal-asalan

Rusno Soroti Realisasi APBD 2026, Sebut Penjelasan Pemda Terkesan Asal-asalan

21 Juli 2026
Panen 5 Ton Jagung, Polres Parimo Serahkan Alsintan untuk Dukung Produktivitas Petani

Panen 5 Ton Jagung, Polres Parimo Serahkan Alsintan untuk Dukung Produktivitas Petani

21 Juli 2026
Pasca Pemilu 2024, DPT Sementara Parimo Naik Signifikan

Pasca Pemilu 2024, DPT Sementara Parimo Naik Signifikan

20 Juli 2026
Wagub Sulteng Minta OPD Benahi Data Penerima Bedah Rumah

Wagub Sulteng Minta OPD Benahi Data Penerima Bedah Rumah

20 Juli 2026
Wabup Sahid Tegaskan Desa Jadi Fondasi Pembangunan Parimo

Wabup Sahid Tegaskan Desa Jadi Fondasi Pembangunan Parimo

19 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

22 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 41 km TimurLaut KAB-GAYOLUES-ACEH

22 Juli 2026
DPRD Parimo Dorong Pemda Kembangkan Industri Kelapa Biji untuk Tingkatkan PAD

DPRD Parimo Dorong Pemda Kembangkan Industri Kelapa Biji untuk Tingkatkan PAD

22 Juli 2026
Kurang dari 24 Jam, Polresta Banggai Ungkap Kasus Pencurian di Luwuk

Kurang dari 24 Jam, Polresta Banggai Ungkap Kasus Pencurian di Luwuk

22 Juli 2026
Perubahan RKPD 2026 Jadi Dasar Penyesuaian APBD Parimo

Perubahan RKPD 2026 Jadi Dasar Penyesuaian APBD Parimo

22 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Disdikbud Gorontalo Pastikan Jam Masuk Sekolah Tetap Normal Usai Final Piala Dunia

Disdikbud Gorontalo Pastikan Jam Masuk Sekolah Tetap Normal Usai Final Piala Dunia

19 Juli 2026
Kurang dari Delapan Jam, Polisi Amankan Sopir Diduga Pelaku Tabrak Lari di Luwuk Selatan

Kurang dari Delapan Jam, Polisi Amankan Sopir Diduga Pelaku Tabrak Lari di Luwuk Selatan

16 Juli 2026
Kapolda Sulteng Sidak SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis

Kapolda Sulteng Sidak SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis

16 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 146 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

18 Juli 2026
Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

22 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In