the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Cegah Stunting, Wagub Sulteng Dorong Penguatan Program Dua Anak Lebih Sehat

the OPINIbythe OPINI
12 Maret 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
12 Maret 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Cegah Stunting, Wagub Sulteng Dorong Penguatan Program Dua Anak Lebih Sehat

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido saat membuka Rakorda Program Bangga Kencana 2026 di Kota Palu, Kamis, 12 Maret 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Bupati Parimo Minta Guru Terlibat Tekan Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar

Sehari, Satresnarkoba Polres Parimo Ungkap Dua Kasus Sabu, Sita 109 Gram

Dinsos Parimo Akui Anggaran LPKS ABH Songulara Terbatas, Hanya Rp70 Juta

PALU, theopini.id — Upaya pencegahan stunting menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, melalui penguatan program keluarga berencana. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido mengajak, masyarakat kembali menggaungkan slogan Dua Anak Lebih Sehat, sebagai bagian dari pembangunan keluarga berkualitas.

“Dua anak lebih sehat dan lebih baik. Berencana itu keren,” ujar Reny saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) 2026 di Kota Palu, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurutnya, penerapan prinsip dua anak dalam keluarga memberi kesempatan bagi orang tua untuk lebih optimal memenuhi kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan gizi anak.

Dengan kondisi tersebut, peluang anak tumbuh sehat serta terhindar dari Stunting dinilai akan semakin besar.Dalam upaya memperkuat penanganan Stunting, Reny menekankan pentingnya integrasi dua sistem pengukuran data, yakni Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).

Ia menilai, e-PPGBM berperan penting dalam pencatatan data anak di Posyandu maupun Puskesmas. Sehingga, pemantauan kasus Stunting dapat dilakukan secara rutin setiap bulan.

“Melihat Stunting bukan hanya dari faktor tinggi badan tapi juga dari faktor-faktor lain,” tegasnya.

Selain tinggi badan, penilaian Stunting juga harus mempertimbangkan indikator lain seperti berat badan di bawah standar, respon motorik lemah, kemampuan konsentrasi yang rendah hingga imunitas tubuh yang lemah.

Reny pun mendorong pendekatan kunjungan langsung ke rumah anak yang telah tercatat dalam sistem e-PPGBM, tetapi jarang datang ke Posyandu atau Puskesmas.

Langkah ini dinilai penting, untuk memastikan proses pemantauan bulanan tetap berjalan serta intervensi program stunting tidak terhambat.

Pada kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi berbagai program unggulan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tengah, yang sejalan dengan program pemerintah provinsi melalui Berani Sehat dan Berani Cerdas.

Salah satunya program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang melibatkan berbagai pihak dalam upaya menekan angka Stunting.

“Saya harap Kepala OPD ikut Genting,” pungkas Reny.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman pelaksanaan program Bangga Kencana antara BKKBN Perwakilan Sulawesi Tengah dengan sejumlah mitra kerja, guna memperkuat sinergi pembangunan keluarga.Rakorda tersebut, turut dihadiri secara daring oleh Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Dr. Wahidin, M.Kes.

Sementara secara langsung hadir Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah Tenny Calvenny Soriton, Kepala Dinas P2KB Sulawesi Tengah drg. Herry Mulyadi, unsur Forkopimda, organisasi masyarakat, organisasi profesi kesehatan, serta mitra kerja lainnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #drRenyALamadjido#PemprovSulteng#ProgramDuaAnakLebihSehat#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Tim Angkutan Lebaran Temukan Kapal Tanpa Alat Keselamatan di Pelabuhan Balut

Next Post

Potensi Pergerakan Masyarakat di Lebaran 2026 Menurun 1,75 Persen

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

4 September 2026
Tangani Stunting, Posyandu Gorontalo Petakan Kebutuhan Dasar di Lima Desa

Tangani Stunting, Posyandu Gorontalo Petakan Kebutuhan Dasar di Lima Desa

3 September 2026
Kunjungi Menkes, Bupati Parimo Perjuangkan Modernisasi Fasilitas Kesehatan

Kunjungi Menkes, Bupati Parimo Perjuangkan Modernisasi Fasilitas Kesehatan

2 September 2026
Dinkes Parimo Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam di Avolua, Waspadai Diare dan Penyakit Kulit

Dinkes Parimo Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam di Avolua, Waspadai Diare dan Penyakit Kulit

27 Agustus 2026
Parimo Tertinggi di Sulteng, Capaian CKG Tembus 58,4 Persen

Parimo Tertinggi di Sulteng, Capaian CKG Tembus 58,4 Persen

24 Agustus 2026
Gubernur Anwar Hafid Dorong Kampus Jadi Garda Depan Percepatan Eliminasi TB di Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Dorong Kampus Jadi Garda Depan Percepatan Eliminasi TB di Sulteng

23 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Bupati Parimo Minta Guru Terlibat Tekan Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar

Bupati Parimo Minta Guru Terlibat Tekan Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar

6 September 2026
Sehari, Satresnarkoba Polres Parimo Ungkap Dua Kasus Sabu, Sita 109 Gram

Sehari, Satresnarkoba Polres Parimo Ungkap Dua Kasus Sabu, Sita 109 Gram

6 September 2026
Dinsos Parimo Akui Anggaran LPKS ABH Songulara Terbatas, Hanya Rp70 Juta

Dinsos Parimo Akui Anggaran LPKS ABH Songulara Terbatas, Hanya Rp70 Juta

6 September 2026
Disdikbud Parimo Tekankan Keseimbangan Perlindungan dan Profesionalisme Guru

Disdikbud Parimo Tekankan Keseimbangan Perlindungan dan Profesionalisme Guru

6 September 2026
Disnakertrans Parimo Siapkan Pusat Layanan, Cegah Pekerja Migran Terjebak Nonprosedural

Disnakertrans Parimo Siapkan Pusat Layanan, Cegah Pekerja Migran Terjebak Nonprosedural

6 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gubernur Sulteng Dorong Percepatan Geopark Danau Poso, Minta Badan Pengelola Segera Dibentuk

Gubernur Sulteng Dorong Percepatan Geopark Danau Poso, Minta Badan Pengelola Segera Dibentuk

3 September 2026
Belanja Parimo 2026 Tembus Rp1,73 Triliun, Lebih Besar dari Proyeksi Pendapatan

Belanja Parimo 2026 Tembus Rp1,73 Triliun, Lebih Besar dari Proyeksi Pendapatan

3 September 2026
Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

31 Agustus 2026
Disnakertrans Parimo Siapkan Pusat Layanan, Cegah Pekerja Migran Terjebak Nonprosedural

Disnakertrans Parimo Siapkan Pusat Layanan, Cegah Pekerja Migran Terjebak Nonprosedural

6 September 2026
Pemda Parimo Evaluasi SPM, Fokus Cari Solusi Pemenuhan Layanan Dasar

Pemda Parimo Evaluasi SPM, Fokus Cari Solusi Pemenuhan Layanan Dasar

4 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d