BPBD Parimo Gelar Pelatihan Trauma Healing, Fokus pada Personel Perempuan

PARIMO, theopini.id Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar pelatihan trauma healing untuk memperkuat kapasitas personel perempuan dalam menghadapi dampak psikologis pascabencana.

Pelatihan berlangsung di Gedung Pusdalops BPBD Parimo selama dua hari, mulai Selasa, 13 April hingga Rabu, 15 April 2026, dengan melibatkan 20 personel BPBD, tiga anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta tiga perwakilan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Plt Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai, menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam pemulihan psikologis korban bencana.

BACA JUGA:  Tahun ini, Total BOP PAUD di Parimo Capai Rp 498 Juta

“Kami melihat potensi SDM perempuan di BPBD Parimo dalam penanganan psikologis bagi korban bencana. Penanganan bencana tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga pemulihan mental,” ujarnya.

Menurut Rivai, pelatihan trauma healing ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-24 Kabupaten Parimo. Sebelumnya, BPBD telah melaksanakan pelatihan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penanaman pohon di bantaran sungai dan pesisir pantai, serta aksi pembersihan sungai.

Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan apel bersama pada peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026.

BACA JUGA:  Jelang Pemilu 2024, Satgas Humas OMB Tinombala Intensifkan Patroli Siber

Rivai berharap, pelatihan ini dapat diikuti secara maksimal oleh seluruh peserta dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana,” pungkasnya.

Pada hari pertama, materi terkait dukungan psikososial pascabencana disampaikan oleh relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Parimo, Senitza S Adam, S.Psi.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar