Kapolda Sulteng Tegaskan Seleksi Polri 2026 Berjalan Transparan dan Objektif

PALU, theopini.idKapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Nasri menegaskan seluruh proses seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berlangsung secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa apapun hasil sidang ini merupakan hasil yang objektif, dapat dipertanggungjawabkan, dan merupakan keputusan terbaik bagi kita semua,” ujar Nasri saat memimpin sidang penentuan peserta yang berhak mengikuti Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II, Kamis, 4 Juni 2026.

Sidang penentuan kelulusan tersebut, turut dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sulawwesi Tengah serta disaksikan pengawas internal dan eksternal, guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

Pengawas eksternal yang hadir berasal dari Front Pemuda Kaili, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu.

Kapolda Nasri menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim pengawas, yang telah mengawal pelaksanaan seleksi hingga tahap ini.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada koordinator pengawas, ketua pelaksana, seluruh ketua tim, serta panitia daerah Polda Sulawesi Tengah atas kinerja dan dedikasinya dalam mengawal seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026, sehingga seluruh rangkaian seleksi penerimaan Tahap I dapat berjalan dengan aman, baik, dan lancar,” katanya.

Berdasarkan hasil sidang, sebanyak delapan peserta Akpol dinyatakan lulus terpilih untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya, terdiri dari tujuh pria dan satu wanita.

Sementara pada jalur Bintara, sebanyak 82 peserta dinyatakan lulus terpilih, terdiri dari 74 pria dan 8 wanita. Adapun pada jalur Tamtama, 9 peserta dinyatakan lulus terpilih.

Kepada peserta yang berhasil lolos, Kapolda Nasri mengingatkan agar tetap fokus menghadapi tahapan seleksi selanjutnya, yang masih cukup panjang dan kompetitif.

“Kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih, agar tetap fokus dan tidak berpuas diri, karena masih terdapat tahapan seleksi berikutnya, yaitu pemeriksaan kesehatan II, uji kesamaptaan jasmani, penelusuran mental kepribadian, pemeriksaan psikologi II, serta administrasi akhir,” tegasnya.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.

“Kepada peserta yang dinyatakan lulus tidak terpilih, agar tidak berkecil hati. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk memperbaiki kekurangan sehingga dapat meraih hasil yang lebih baik pada seleksi penerimaan anggota Polri tahun berikutnya,” pesannya.

Ia berharap seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dapat terus berjalan sesuai prinsip BETAH guna menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, profesional, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar