BANGGAI, theopini.id – Bupati Banggai, Sulawesi Tengah, H Amirudin mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memperkuat pengasuhan di lingkungan keluarga, sebagai langkah mencegah berbagai persoalan sosial, mulai dari perundungan (bullying), tawuran pelajar, pergaulan bebas hingga penyalahgunaan narkoba.
“Saya mengimbau seluruh orang tua, tangkal semua ancaman ini dari dalam rumah kita sendiri. Jangan tunggu anak kita menjadi korban atau pelaku. Benteng pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga. Jadikan rumah sebagai tempat yang paling aman dan dirindukan,” kata Amirudin saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Kantor Dinas P2KBP3A Kabupaten Banggai, Senin, 29 Juni 2026.
Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang kini terjadi tidak terlepas dari melemahnya fungsi keluarga. Kelalaian dalam pengasuhan serta berkurangnya kehadiran figur orang tua dinilai berdampak langsung terhadap perilaku anak dan remaja.
Ia menyebut meningkatnya kasus tawuran antarpelajar, bullying, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba menjadi sinyal bahwa ketahanan keluarga perlu diperkuat.
Amirudin juga menegaskan, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
“Oleh karena itu, transformasi kualitas sumber daya manusia tidak boleh ditunda dan tidak dimulai semata dari bangku sekolah atau dunia kerja, melainkan dari rahim ibu dan pengasuhan keluarga. Untuk mengkapitalisasi bonus demografi, perlu diperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga, yaitu kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Indonesia saat ini tengah memasuki periode bonus demografi yang dapat menjadi peluang besar bagi pembangunan, apabila diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebaliknya, bonus demografi berpotensi berubah menjadi beban apabila kualitas generasi muda tidak dipersiapkan sejak dalam keluarga.
Karena itu, Amirudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas pengasuhan, serta membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar