PARIMO, theopini.id – Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, kembali mendapat apresiasi di bidang pembangunan kependudukan dan keluarga. Penghargaan tersebut, mencakup keberhasilan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas hingga prestasi generasi muda dalam program Generasi Berencana (GenRe).
Penghargaan tersebut, diserahkan pada upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Parimo, Senin sore, 17 Agustus 2026.
“Penghargaan ini bukan sekadar sebuah pencapaian, tetapi menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembangunan kependudukan dan pembangunan keluarga di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parimo, Kartikowati di Parigi, Selasa, 18 Agustus 2026.
Salah satu penghargaan yang diterima Pemda Parimo, berupa sertifikat penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN atas keberhasilannya dalam penyusunan PJPK Berkualitas.
Sertifikat penghargaan tersebut, diserahkan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin kepada Bupati Parimo, H. Erwin Burase, didampingi Bunda GenRe Hj Hestiwati Nanga dan Plt DP3AP2KB, Kartikowati.
Menurut Kartikowati, penghargaan tersebut menjadi penegasan bahwa dokumen perencanaan kependudukan harus menjadi pijakan dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Peta jalan yang telah disusun harus menjadi arah bersama agar kebijakan kependudukan tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar diterjemahkan ke dalam program dan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Selain penghargaan PJPK, Bupati Parimo bersama istrinya Hj Hestiwati Nanga juga meraih penghargaan sebagai Ayah dan Bunda GenRe Terbaik se-Sulawesi Tengah.
Penghargaan tersebut, dinilai menjadi dorongan untuk memperkuat peran keluarga dan pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat, berpendidikan, berkarakter serta mampu merencanakan masa depan dengan baik.
“Demikian pula penghargaan kepada Bupati dan Ibu Bupati sebagai Ayah Bunda Genre menjadi dorongan bagi kita untuk semakin memperkuat peran keluarga dan generasi muda,” ujar Kartikowati.
Prestasi juga diraih dua Duta GenRe Kabupaten Parimo. Vramansya dari Kecamatan Torue berhasil meraih Juara I Duta GenRe Indonesia Sulawesi Tengah, sedangkan Gladys dari Kecamatan Parigi Barat meraih Juara Kategori Motivator Putri Duta GenRe Indonesia Sulawesi Tengah.
Kartikowati mengatakan, capaian tersebut harus menjadi energi baru untuk memperluas gerakan GenRe hingga ke lingkungan sekolah, desa dan komunitas.
Menurutnya, keberadaan Duta GenRe tidak hanya berkaitan dengan pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga memiliki peran dalam menyampaikan edukasi kepada remaja mengenai perencanaan kehidupan dan masa depan.
“Ke depan, prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan Duta Genre, tetapi menjadi energi baru untuk memperluas gerakan GenRe hingga ke sekolah, desa dan komunitas,” katanya.
Ia berharap semakin banyak remaja di Kabupaten Parimo memiliki pengetahuan, karakter dan kesiapan dalam merencanakan masa depan.
Ia menegaskan, rangkaian penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pembangunan kependudukan dan keluarga di Kabupaten Parimo.
Keberhasilan penyusunan peta jalan kependudukan diharapkan berjalan beriringan, dengan penguatan keluarga serta pemberdayaan generasi muda.
Dengan demikian, penghargaan yang diterima Kabupaten Parimo tidak berhenti sebagai capaian administratif maupun prestasi individu, tetapi menjadi pijakan untuk memperluas program pembangunan kependudukan dan keluarga yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi















