the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Anwar Hafid: Kepastian Lahan Jadi Kunci Tarik Investasi ke Sulteng

the OPINIbythe OPINI
29 Juli 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
29 Juli 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Anwar Hafid: Kepastian Lahan Jadi Kunci Tarik Investasi ke Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan bersama KPK dan Kementerian ATR/BPN, di Kota Palu, Rabu, 29 Juli 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), menempatkan penyelesaian persoalan pertanahan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan, tanpa kepastian hukum atas lahan, investasi yang masuk ke daerah berpotensi mengalami hambatan.

“Apapun investasi yang akan masuk, jika masih bermasalah dengan kepastian lahan, maka investasi tersebut pasti akan tertunda. Karena itu pelayanan pertanahan harus menjadi prioritas yang segera kita benahi,” tegas Gubernur H Anwar Hafid dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan bersama KPK dan Kementerian ATR/BPN, di Kota Palu, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurutnya, kepastian hukum atas tanah bukan hanya berkaitan dengan administrasi pertanahan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan memberikan rasa aman bagi pelaku usaha.

Ia menyebut, Sulawesi Tengah memiliki potensi ekonomi yang besar, baik di sektor pertambangan, perkebunan, maupun sektor strategis lainnya.

Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kepastian status lahan agar proses pembangunan dan investasi dapat berjalan lebih cepat.

Selain persoalan investasi, Gubernur Anwar Hafid juga menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan.

Beberapa persoalan yang perlu menjadi perhatian, antara lain lamanya proses penerbitan sertifikat, persepsi tingginya biaya pengurusan, serta belum optimalnya transparansi layanan.

Menurutnya, kondisi tersebut harus segera dibenahi karena pelayanan publik yang tidak transparan dapat membuka ruang terjadinya praktik pungutan liar maupun tindakan yang berpotensi mengarah pada korupsi.

“Pelayanan pertanahan harus terus diperbaiki agar masyarakat mendapatkan kepastian, baik dari sisi proses maupun hasil pelayanan yang diberikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid meminta seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah menjadikan persoalan pertanahan sebagai agenda prioritas di daerah masing-masing.

Ia mendorong optimalisasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang telah terbentuk di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar mampu mempercepat penyelesaian konflik agraria dan penataan aset pemerintah.

“Kita sebenarnya sudah memiliki Gugus Tugas Reforma Agraria. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah mengoptimalkan kerja-kerjanya agar penyelesaian konflik agraria dapat berjalan lebih cepat dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” kata Anwar Hafid.

Ia mengungkapkan, Sulawesi Tengah masih menghadapi berbagai tantangan pertanahan, mulai dari banyaknya aset pemerintah daerah yang belum bersertifikat hingga konflik agraria yang tersebar di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat 76 kasus konflik agraria yang tersebar di 11 kabupaten dengan luas area konflik mencapai sekitar 221 ribu hektare dan berdampak terhadap lebih dari 10 ribu kepala keluarga. Konflik tersebut didominasi sektor perkebunan, pertambangan, dan transmigrasi.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat sertifikasi aset pemerintah maupun masyarakat, termasuk memperluas akses program sertifikasi tanah bagi masyarakat.

Dengan adanya kepastian hukum atas tanah, Gubernur Anwar Hafid optimistis konflik pertanahan dapat ditekan sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif bagi pembangunan Sulawesi Tengah.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Moh Abdillah Novandi

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KementerianART/BPN#PemprovSulteng#Sulteng
Previous Post

25 SD di Parimo Dipastikan Dapat Program Revitalisasi 2026, Dua Sekolah Mulai Dikerjakan

Next Post

Bunda PAUD Makassar Tanamkan Cinta Lingkungan Melalui Cerita Anak

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

30 Oktober 2026
Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

30 Oktober 2026
Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

30 Oktober 2026
Neni Muhidin: Budaya Baca Jadi Fondasi Hadapi Tantangan Era Digital

Neni Muhidin: Budaya Baca Jadi Fondasi Hadapi Tantangan Era Digital

30 Oktober 2026
Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

30 Oktober 2026
Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

29 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

30 Oktober 2026
Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

30 Oktober 2026
Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

30 Oktober 2026
Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

30 Oktober 2026
Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

30 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 221 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

28 Oktober 2026
Bakti TNI AD Sasar 479 Titik di Sulteng, dari Jembatan hingga Rumah Layak Huni

Bakti TNI AD Sasar 479 Titik di Sulteng, dari Jembatan hingga Rumah Layak Huni

29 Oktober 2026
Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

30 Oktober 2026
Pemda Parimo Siapkan Pembersihan Lahan Huntap Korban Banjir Sibalago

Pemda Parimo Siapkan Pembersihan Lahan Huntap Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Dua Warga Bolano Lambunu Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg

Dua Warga Bolano Lambunu Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg

30 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d