the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Parlemen

Komisi II DPRD Parimo Soroti Rendahnya Realisasi PAD, Data Disperindag Dipertanyakan

the OPINIbythe OPINI
30 Juli 2026
in Parlemen
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
30 Juli 2026
in Parlemen
Reading Time: 3 mins read
Komisi II DPRD Parimo Soroti Rendahnya Realisasi PAD, Data Disperindag Dipertanyakan

Rapat pembahasan realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 dan prognosis enam bulan ke depan tahun 2026 yang digelar bersama Bapenda Parimo, Kamis, 30 Juli 2026. (Foto: Galvin)

Baca Juga

95 KK Korban Banjir Kasimbar Terima Bantuan Pangan

Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

Petani Parimo Andalkan Gotong Royong Rawat Jaringan Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

PARIMO, theopini.id – Komisi II DPRD Parigi Moutong (Parimo) menyoroti rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus mempertanyakan perbedaan data capaian pendapatan antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Persoalan tersebut, mencuat dalam pembahasan realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 dan prognosis enam bulan ke depan tahun 2026 yang digelar bersama Bapenda Parimo, Kamis, 30 Juli 2026.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Parimo, Mohamad Fadli itu, merupakan lanjutan dari pembahasan sebelumnya yang sempat tertunda.

Salah satu agenda utamanya, adalah mengklarifikasi perbedaan persentase realisasi PAD yang disampaikan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami ingin mendapatkan kejelasan. Menurut data Bapenda pada pembahasan realisasi dan prognosis, capaian PAD Disperindag baru sekitar 12 persen lebih. Sementara pihak Disperindag mengklaim realisasinya sudah mencapai 25 persen,” ujar Fadli.

Selain mempertanyakan perbedaan data tersebut, Komisi II DPRD Parimo juga menyoroti realisasi PAD Dinas Koperasi dan UMKM (DisKopUKM) yang hingga akhir semester I APBD 2026, belum menghasilkan pendapatan dari pengelolaan lima pasar atau masih berada di angka nol persen.

Menurut Komisi II DPRD Parimo, capaian pendapatan kedua OPD tersebut masih jauh dari target yang diproyeksikan pada semester pertama.

Kondisi itu, dinilai perlu menjadi bahan evaluasi menyeluruh, terutama terhadap mekanisme pengelolaan dan penarikan retribusi pasar.

Rendahnya realisasi PAD itu, juga menjadi alasan Komisi II DPRD Parimo belum menyepakati proyeksi pendapatan dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

“Padahal proyeksi yang kami tetapkan sudah berada di bawah potensi dan data riil seluruh pasar. Karena itu, kami menolak permohonan mereka untuk kembali menurunkan target proyeksi tersebut,” tegas Fadli.

Menanggapi itu, Kepala Bapenda Parimo, Moh. Yasir menjelaskan, realisasi PAD Disperindag yang tercatat sekitar 12 persen telah mengacu pada data Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Karena itu, apabila Disperindag Parimo menyampaikan realisasi PAD telah mencapai 21 persen, menurut Yasir, OPD tersebut perlu menjelaskan dasar perhitungan serta sumber data yang digunakan.

“Untuk realisasi PAD DisKopUKM, kepala dinasnya telah melaporkan kepada saya sekaligus menjawab pertanyaan Komisi II bahwa memang terdapat sejumlah kendala yang dihadapi,” katanya.

Yasir menjelaskan, berdasarkan laporan Kepala DisKopUKM Parimo, kendala tersebut antara lain belum masuknya setoran dari para mandor pasar, rendahnya aktivitas pedagang, serta keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran untuk melakukan pengawasan maupun penarikan retribusi.

Sebagai upaya mengoptimalkan pendapatan dari sektor pasar, Komisi II DPRD Parimo menyarankan pemerintah daerah memberdayakan pegawai PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu, untuk membantu pengawasan sekaligus penarikan retribusi di lapangan.

“Kami berharap pemerintah dapat menugaskan sejumlah pegawai PPPK yang beban kerjanya di OPD masing-masing masih memungkinkan untuk dilibatkan dalam pengawasan dan penarikan retribusi pasar. Dengan begitu, target PAD yang telah ditetapkan dapat tercapai,” pungkas Fadli.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Galvin

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DPRDParimo#KomisiIIDPRDParimo#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Miliki Dua Komoditas Strategis Nasional, Pemda Parimo Pacu Hilirisasi Kelapa

Next Post

Pemda Parimo Gerak Cepat, Tim Gabungan Tinjau Lokasi Banjir di Kelurahan Bantaya

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

18 September 2026
Candra Pertanyakan Kelanjutan Pembentukan Pansus Aset dan CSR

Candra Pertanyakan Kelanjutan Pembentukan Pansus Aset dan CSR

17 September 2026
Sammi Dorong Sinergitas Atasi Persoalan Sampah di Parimo

Sammi Dorong Sinergitas Atasi Persoalan Sampah di Parimo

14 September 2026
DPRD Banggai Terima Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Pembahasan Dilanjutkan

DPRD Banggai Terima Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Pembahasan Dilanjutkan

14 September 2026
Anggota DPRD Parimo Soroti Catatan Pembahasan Tak Masuk Laporan Banggar

Anggota DPRD Parimo Soroti Catatan Pembahasan Tak Masuk Laporan Banggar

6 September 2026
Belanja Parimo 2026 Tembus Rp1,73 Triliun, Lebih Besar dari Proyeksi Pendapatan

Belanja Parimo 2026 Tembus Rp1,73 Triliun, Lebih Besar dari Proyeksi Pendapatan

3 September 2026

ARTIKEL TERKINI

95 KK Korban Banjir Kasimbar Terima Bantuan Pangan

95 KK Korban Banjir Kasimbar Terima Bantuan Pangan

20 September 2026
Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

20 September 2026
Petani Parimo Andalkan Gotong Royong Rawat Jaringan Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Petani Parimo Andalkan Gotong Royong Rawat Jaringan Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

20 September 2026
Bhayangkari Sulteng Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

Bhayangkari Sulteng Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Bungku Tengah

20 September 2026
MTQ ke-21 Moutong, Bupati Parimo Dorong Lahirnya Generasi Qurani

MTQ ke-21 Moutong, Bupati Parimo Dorong Lahirnya Generasi Qurani

20 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

17 September 2026
Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

Program Seragam Sekolah Gratis Diminta Menyasar Madrasah

18 September 2026
Jelang Hari Lalu Lintas ke-71, Ojol hingga Pegawai Ikut Donor Darah

Jelang Hari Lalu Lintas ke-71, Ojol hingga Pegawai Ikut Donor Darah

16 September 2026
Wabup Sahid Serahkan Dua Raperda Pendidikan dan Kesehatan untuk Dibahas DPRD Parimo

Wabup Sahid Serahkan Dua Raperda Pendidikan dan Kesehatan untuk Dibahas DPRD Parimo

17 September 2026
Kader Didorong Jadi Ujung Tombak Deteksi Kusta di Parimo

Kader Didorong Jadi Ujung Tombak Deteksi Kusta di Parimo

17 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d