the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

57 Kasus TB Tercatat di Parigi Barat, Puskesmas Siapkan Screening Massal

the OPINIbythe OPINI
9 September 2026
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
9 September 2026
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
57 Kasus TB Tercatat di Parigi Barat, Puskesmas Siapkan Screening Massal

Pembentukan Desa Siaga TB di Baliara dilaksanakan di Kantor Desa Baliara, Rabu, 9 September 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

Polres Parimo Sita 155,1 Gram Sabu, 13 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan

PARIMO, theopini.id – Sebanyak 57 kasus Tuberkulosis (TB) tercatat di wilayah kerja Puskesmas Lompe Ntodea, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Untuk menekan potensi penularan, pemeriksaan atau screening secara massal akan dilakukan di enam desa.

“Programnya nanti akan kita lakukan pemeriksaan secara massal di enam desa. Harapannya masyarakat bisa mendeteksi secara dini melalui screening terhadap penderita TB yang ada di Parigi Barat, khususnya di Desa Baliara,” ujar Kepala Puskesmas Lompe Ntodea, Idham, Rabu, 9 September 2026.

Ia menjelaskan, 57 kasus tersebut tersebar di enam desa, yakni Desa Parigi Mpu’u sebanyak 12 kasus, Kayuboko 19 kasus, Jono Kalora 8 kasus, Baliara 9 kasus, Lobu Mandiri 6 kasus, dan Air Panas 3 kasus.

Menurutnya, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kontak serumah maupun masyarakat yang berada di sekitar penderita TB.

Ia mengatakan, percepatan penemuan kasus menjadi salah satu langkah penting dalam penanggulangan TB.

Karena itu, masyarakat yang memiliki kontak erat dengan penderita maupun mengalami gejala perlu segera menjalani pemeriksaan.

Penanggulangan TB juga diperkuat melalui pembentukan Desa Siaga TB di Desa Baliara sebagai bagian dari Gerakan Bersama Mengakhiri Tuberkulosis (Geber TB) melalui inovasi Mari Libas TB atau Masyarakat Mandiri, Peduli, Bebas TB.

Idham menjelaskan, pembentukan Desa Siaga TB menjadi upaya menerjemahkan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan hingga ke tingkat masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan agar upaya penemuan kasus, pencegahan penularan, dan penanganan TB tidak hanya bergantung pada fasilitas pelayanan kesehatan.

“Penanggulangan TB ini juga menunjang Asta Cita Bapak Presiden, khususnya Asta Cita keempat, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi Mari Libas TB diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan penanggulangan TB berbasis masyarakat. Masyarakat tidak hanya menjadi sasaran program, tetapi juga didorong berperan aktif dalam menemukan kasus dan mencegah penularan.

Idham juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan stigma maupun mengucilkan warga yang menderita TB.

Menurutnya, penyakit tersebut dapat disembuhkan apabila ditemukan dan ditangani sejak dini serta pasien menjalani pengobatan sesuai ketentuan.

“Jangan memberikan stigma kepada masyarakat yang menderita TB. TB mudah disembuhkan apabila cepat ditemukan dan ditangani,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat mengenali gejala TB, terutama batuk yang berlangsung selama dua minggu atau lebih, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Desa Baliara, Fadli Badja, menyambut baik pembentukan Desa Siaga TB di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak ragu memeriksakan kondisi kesehatan.

“Kalau kita sudah mengalami batuk lebih dari dua minggu, jangan malu untuk memeriksakan diri. Apalagi kita hidup berdekatan dengan keluarga dan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Fadli berharap keberadaan Desa Siaga TB dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Desa Baliara terhadap pencegahan dan penanggulangan penyakit tersebut.

“Dengan adanya Desa Siaga TB ini, kita berharap masyarakat semakin peduli, mau memeriksakan diri dan bersama-sama mencegah penularan TB,” katanya.

Pembentukan Desa Siaga TB di Baliara dilaksanakan di Kantor Desa Baliara, Rabu, 9 September 2026, dengan melibatkan pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan eliminasi TB tahun 2030.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Moh Abdillah Novandi

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KecamatanParigiBarat#parigimoutong#PuskesmasLompeNtodea#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Polda Sulteng Perkuat Kolaborasi Tangkal Hoaks di Ruang Digital

Next Post

Minta Uang Rp500 Ribu, Adik Aniaya Kakak Kandungnya di Luwuk

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

10 September 2026
Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

9 September 2026
Dinkes Parimo Siapkan Strategi Baru Putus Rantai Penularan Tuberkulosis

Dinkes Parimo Siapkan Strategi Baru Putus Rantai Penularan Tuberkulosis

9 September 2026
Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

Bupati Banggai Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Desa

4 September 2026
Tangani Stunting, Posyandu Gorontalo Petakan Kebutuhan Dasar di Lima Desa

Tangani Stunting, Posyandu Gorontalo Petakan Kebutuhan Dasar di Lima Desa

3 September 2026
Kunjungi Menkes, Bupati Parimo Perjuangkan Modernisasi Fasilitas Kesehatan

Kunjungi Menkes, Bupati Parimo Perjuangkan Modernisasi Fasilitas Kesehatan

2 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 46 km Tenggara MALUKUBRTDAYA

11 September 2026
Wagub Idah Minta Kafilah Gorontalo Jaga Adab di MTQ Nasional

Wagub Idah Minta Kafilah Gorontalo Jaga Adab di MTQ Nasional

10 September 2026
Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

10 September 2026
Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

10 September 2026
Polres Parimo Sita 155,1 Gram Sabu, 13 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan

Polres Parimo Sita 155,1 Gram Sabu, 13 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan

10 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Disdik Parimo Sosialisasikan Wajib Belajar 13 Tahun pada Satuan PAUD

Disdik Parimo Sosialisasikan Wajib Belajar 13 Tahun pada Satuan PAUD

9 September 2026
Potensi Investasi dan Pariwisata Banggai Dorong Pengawasan WNA Diperkuat

Potensi Investasi dan Pariwisata Banggai Dorong Pengawasan WNA Diperkuat

10 September 2026
Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Parimo Usulkan Starlink Atasi Kendala Jaringan

Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Parimo Usulkan Starlink Atasi Kendala Jaringan

5 September 2026
Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

10 September 2026
Bunda PAUD Parimo: Pendidikan Anak Dimulai dari Keluarga

Bunda PAUD Parimo: Pendidikan Anak Dimulai dari Keluarga

9 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d