the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

the OPINIbythe OPINI
24 September 2026
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
24 September 2026
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

Ilustras: Tampak para siswa dan seorang guru melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar, di ruang kelas. (Foto : dialeksis.com)

Baca Juga

Usai Pengumuman Seleksi JPT Pratama, Bupati Parimo Diminta Pilih Satu dari Tiga Calon

MPDN Banggai Diminta Perkuat Pengawasan Notaris dan Perlindungan Masyarakat

Hakim PN Parigi Minta Bupati Parimo Dihadirkan dalam Sidang Gugatan Proyek Pagar Perpustakaan

PARIMO, theopini.id – Sebanyak 13.171 anak tercatat dalam dashboard pusat sebagai Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menemukan indikasi hampir separuh data tersebut merupakan data ganda atau anomali.

Kepala Seksi Pembinaan Pendidikan Kesetaraan Disdikbud Parimo, Surahman Rudin mengatakan persoalan itu salah satunya terjadi akibat perbedaan sistem pendataan antara sekolah di bawah Kementerian Agama dan sekolah formal.

“Sering kali anak di-input sebagai siswa baru dan bukan ditarik data yang telah ada dalam Dapodik maupun EMIS, sehingga sistem di sekolah lama membaca anak tersebut putus sekolah. Bahkan, ada satu anak yang terdata dua hingga empat kali,” ujar Surahman di Parigi, Selasa, 23 September 2026.

Menurutnya, persoalan juga terjadi karena sejumlah lembaga pendidikan nonformal dan pesantren salafi belum terintegrasi dalam sistem pendataan nasional.

Akibatnya, anak atau santri yang sebenarnya sedang mengikuti pendidikan dapat terbaca sebagai anak yang belum pernah bersekolah berdasarkan NIK.

Untuk memastikan jumlah riil ATS, Disdikbud Parimo kini melakukan penelusuran dan pemutakhiran data. Tahap awal menyasar wilayah yang terindikasi memiliki angka tinggi, seperti Kecamatan Tinombo, Tomini, Palasa dan Tinombo Selatan.

Data tersebut, diverifikasi pemerintah desa dan kecamatan sebelum divalidasi langsung oleh tim teknis di lapangan.

Pendataan juga memetakan 23 faktor penyebab anak tidak sekolah, mulai dari persoalan ekonomi, jarak tempuh, pindah domisili, meninggal dunia hingga pernikahan dini.

ATS dikelompokkan dalam tiga kategori, yakni Drop Out (DO), Lulus Tidak Melanjutkan (LTM), dan Belum Pernah Bersekolah (BPB).

Untuk data yang terbukti ganda, Disdikbud Parimo berkoordinasi dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) untuk melakukan penonaktifan dan pembersihan data.

Sementara anak yang benar-benar tidak bersekolah akan diarahkan mengikuti pendidikan nonformal atau pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), termasuk dengan metode tutor kunjung.

Surahman mengatakan penanganan ATS membutuhkan keterlibatan lintas sektor, mulai dari Dinas Sosial, Dinas PMD, Dukcapil, PKK, Bappelitbangda hingga pemerintah kecamatan dan desa.

“Penanganan masalah anak tidak sekolah ini membutuhkan sinergi lintas sektor,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Israwati

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DisdikbudParimo#Kemenag#Kemendikdasmen#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Usai Pengumuman Seleksi JPT Pratama, Bupati Parimo Diminta Pilih Satu dari Tiga Calon

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

19 September 2026
Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

18 September 2026
Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

17 September 2026
Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

Bunda Literasi Dorong Perpustakaan Parimo Jadi Ruang Publik yang Menarik

17 September 2026
IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

IPUS Sulteng Diluncurkan, Wagub Reny Dorong Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Digital

15 September 2026
Dua Hari Pascakebakaran, KBM SMA 1 Pamona Selatan Kembali Normal

Dua Hari Pascakebakaran, KBM SMA 1 Pamona Selatan Kembali Normal

15 September 2026

ARTIKEL TERKINI

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

24 September 2026
Usai Pengumuman Seleksi JPT Pratama, Bupati Parimo Diminta Pilih Satu dari Tiga Calon

Usai Pengumuman Seleksi JPT Pratama, Bupati Parimo Diminta Pilih Satu dari Tiga Calon

24 September 2026
MPDN Banggai Diminta Perkuat Pengawasan Notaris dan Perlindungan Masyarakat

MPDN Banggai Diminta Perkuat Pengawasan Notaris dan Perlindungan Masyarakat

23 September 2026
Hakim PN Parigi Minta Bupati Parimo Dihadirkan dalam Sidang Gugatan Proyek Pagar Perpustakaan

Hakim PN Parigi Minta Bupati Parimo Dihadirkan dalam Sidang Gugatan Proyek Pagar Perpustakaan

23 September 2026
Parimo Berpeluang Masuk Program SEHATI Kemendes PDT 2027

Parimo Berpeluang Masuk Program SEHATI Kemendes PDT 2027

23 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

24 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 26 km BaratDaya PULAUPUAH-SULTENG

21 September 2026
Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
BERANI Tangkap Banyak, 16.800 Benih Nila Disalurkan untuk Pembudidaya Sigi

BERANI Tangkap Banyak, 16.800 Benih Nila Disalurkan untuk Pembudidaya Sigi

18 September 2026
Penghargaan Kemendagri Jadi Pemicu Makassar Perkuat Layanan Dasar

Penghargaan Kemendagri Jadi Pemicu Pemkot Makassar Perkuat Layanan Dasar

19 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d