the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

the OPINIbythe OPINI
25 September 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
25 September 2026
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

Penandatanganan Nota Kesepahaman dan SKB Tata Kelola Operasionalisasi KNMP di Kampung Nelayan Merah Putih Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jum’at, 25 September 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Tak Penuhi Kewajiban, ESDM Sulteng Ajukan Pencabutan Izin CV BBN di Parimo

Coktas KPU Parimo Temukan Warga Masih Hidup Tercatat Meninggal

Warga Tanalanto Ditangkap Polres Parimo, Sabu Seberat 3,69 Gram Disita

SINJAI, theopini.id – Pemerintah memperkuat tata kelola operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem perikanan yang terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, penyimpanan hingga pemasaran hasil tangkapan nelayan.

Penguatan tersebut, ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tata Kelola Operasionalisasi KNMP di Kampung Nelayan Merah Putih Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jum’at, 25 September 2026.

Agenda tersebut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan sektor kelautan dan perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya penguatan ekosistem perikanan melalui penyediaan sarana dan prasarana, yang mampu menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penguatan rantai dingin (cold chain) untuk menjaga mutu hasil perikanan setelah ditangkap, sehingga dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Pengembangan fasilitas pembekuan cepat (air blast freezer) juga didorong untuk mendukung pengelolaan hasil tangkapan.

Selain infrastruktur, pemerintah juga menyoroti kebutuhan nelayan terhadap sarana produksi, bahan bakar serta kepastian pasar.

Pengelolaan kawasan nelayan, kata Sakti, perlu dilakukan secara terpadu agar rantai produksi hingga pemasaran dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam membangun ekosistem usaha masyarakat nelayan.

Koperasi tidak hanya diarahkan sebagai tempat penyerapan hasil tangkapan, tetapi juga dapat berperan dalam rantai pasok, akses pembiayaan, pengolahan hingga pemasaran.

Nelayan juga didorong masuk dalam kelembagaan koperasi sehingga memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan usaha, termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Himbara.

Penguatan kelembagaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha masyarakat nelayan dari sektor produksi hingga pengolahan dan pemasaran.

KNMP Tongke-Tongke Catat Produksi 614 Ton

KNMP Tongke-Tongke menjadi salah satu gambaran penerapan konsep tersebut. Hingga pertengahan September 2026, kawasan ini dilaporkan mencatat produksi perikanan sekitar 614 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp16,67 miliar.

Produksi tersebut didukung 216 unit kapal dengan komoditas utama ikan tuna.

Aktivitas tersebut, juga mendorong pergerakan ekonomi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan nilai jual hasil tangkapan.

Capaian itu, menunjukkan keterkaitan antara fasilitas perikanan, kelembagaan koperasi, nelayan, pelaku usaha dan akses pasar dalam membangun ekosistem ekonomi di kawasan pesisir.

Melalui tata kelola KNMP, pemerintah mendorong agar pengembangan kawasan nelayan tidak berhenti pada peningkatan produksi.

Penguatan nilai tambah, kelembagaan ekonomi, pembiayaan dan akses pasar menjadi bagian dari rantai pengembangan usaha masyarakat pesisir.

Model KNMP Tongke-Tongke selanjutnya menjadi salah satu contoh pengelolaan kawasan nelayan yang dapat dipelajari dan disesuaikan dengan karakteristik serta potensi kelautan dan perikanan di daerah lain.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
ShareSendTweet
Previous Post

Tak Penuhi Kewajiban, ESDM Sulteng Ajukan Pencabutan Izin CV BBN di Parimo

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

2 September 2026
Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

25 Agustus 2026
Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

21 Agustus 2026
Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

31 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

25 September 2026
Tak Penuhi Kewajiban, ESDM Sulteng Ajukan Pencabutan Izin CV BBN di Parimo

Tak Penuhi Kewajiban, ESDM Sulteng Ajukan Pencabutan Izin CV BBN di Parimo

25 September 2026
Coktas KPU Parimo Temukan Warga Masih Hidup Tercatat Meninggal

Coktas KPU Parimo Temukan Warga Masih Hidup Tercatat Meninggal

25 September 2026
Warga Tanalanto Ditangkap Polres Parimo, Sabu Seberat 3,69 Gram Disita

Warga Tanalanto Ditangkap Polres Parimo, Sabu Seberat 3,69 Gram Disita

25 September 2026
FKUB Sulteng Usulkan Penguatan Moderasi Beragama bagi Babinsa

FKUB Sulteng Usulkan Penguatan Moderasi Beragama bagi Babinsa

25 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Coktas KPU Parimo Temukan Warga Masih Hidup Tercatat Meninggal

Coktas KPU Parimo Temukan Warga Masih Hidup Tercatat Meninggal

25 September 2026
Kapolda Sulteng Minta Pejabat Baru Segera Baca Kondisi Organisasi di Tempat Tugas

Kapolda Sulteng Minta Pejabat Baru Segera Baca Kondisi Organisasi di Tempat Tugas

23 September 2026
Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

20 September 2026
Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
Tak Penuhi Kewajiban, ESDM Sulteng Ajukan Pencabutan Izin CV BBN di Parimo

Tak Penuhi Kewajiban, ESDM Sulteng Ajukan Pencabutan Izin CV BBN di Parimo

25 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d