the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Neni Muhidin: Budaya Baca Jadi Fondasi Hadapi Tantangan Era Digital

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
30 Oktober 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
30 Oktober 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Neni Muhidin: Budaya Baca Jadi Fondasi Hadapi Tantangan Era Digital

Pegiat literasi sekaligus pendiri Nemu Buku, Neni Muhidin saat menjadi narasumber dalam gelar wicara Festival Literasi Parimo di Gedung Perpustakaan, Jum’at, 30 Oktober 2026. (Foto: Basrul)

Baca Juga

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

PARIMO, theopini.id – Pegiat literasi sekaligus pendiri Nemu Buku, Neni Muhidin, mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan membaca buku sebagai fondasi menghadapi derasnya arus informasi digital, termasuk maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Coba bayangkan kalau itu terus dilakukan sejak 2015 lalu, kita tidak akan terlalu khawatir soal kecanduan gawai di era digital saat ini atau khawatir soal maraknya hoaks,” ujar Neni dalam gelar wicara Festival Literasi Parimo di Gedung Perpustakaan, Jum’at, 30 Oktober 2026.

Ia mengingatkan kembali Gerakan Indonesia Membaca yang dicanangkan di Kabupaten Parimo, saat pelaksanaan Sail Tomini pada 2015 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Anies Baswedan.

Gerakan tersebut, kemudian diperkuat melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, yang salah satu praktiknya mendorong kegiatan membaca buku nonpelajaran selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai.

Neni menilai, pembiasaan membaca sejak dini dapat membentuk kemampuan berpikir logis dan kritis. Bekal tersebut penting, agar masyarakat tidak mudah menerima informasi begitu saja, terutama yang beredar melalui media sosial.

Di sisi lain, budaya membaca buku secara konsisten belum sepenuhnya terbentuk, sementara masyarakat telah dihadapkan pada perkembangan teknologi dan derasnya informasi digital.

Penguatan budaya baca juga membutuhkan dukungan berbagai pihak. Bunda Literasi Kabupaten Parimo, Hj Hestiwati Nanga, menekankan pentingnya peran Bunda Literasi mulai dari tingkat kabupaten hingga desa sebagai motor penggerak dan teladan di tengah masyarakat.

“Kita memang harus kolaborasi, mengaktifkan kembali pojok-pojok baca. Bukan berarti harus ada bangunannya, di area pelayanan publik seperti Puskesmas, Posyandu, dan rumah sakit perlu disiapkan pojok baca,” ucap Hestiwati.

Ia mendorong penyediaan pojok baca di berbagai fasilitas pelayanan publik untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini.

Upaya tersebut, juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta dukungan kebijakan penganggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parimo, Syamsu Nadjamudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan gedung perpustakaan sebagai fasilitas pengembangan literasi masyarakat.

Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat meningkatkan pemanfaatan fasilitas perpustakaan, sehingga keberadaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Gagasan tersebut, menjadi bagian dari pembahasan dalam gelar wicara Festival Literasi Parimo yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dengan tema “Bijak Membaca di Era Digital, Mengubah Informasi Menjadi Solusi”.

Kegiatan itu, turut menghadirkan Ketua DPRD Parimo Alfres Tonggiroh, Tokoh Masyarakat Penggerak Literasi Sulawesi Tengah I Nyoman Sriadi Jaya, serta Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sulawesi Tengah Devi Artini Uga.

Melalui festival tersebut, penguatan budaya membaca diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab perpustakaan, tetapi juga melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, komunitas, media, dan seluruh elemen masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #FestivalLiterasi2026#NaniMuhidin#parigimoutong#Sulteng
Previous Post

Perindo Parimo Matangkan Persiapan Verifikasi KPU, Targetkan 1.000 Anggota

Next Post

Dua Warga Bolano Lambunu Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

30 Oktober 2026
Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

30 Oktober 2026
Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

30 Oktober 2026
Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

30 Oktober 2026
Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

29 Oktober 2026
Bupati Parimo Dorong Perpustakaan Hadir di Setiap Desa

Bupati Parimo Dorong Perpustakaan Hadir di Setiap Desa

29 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

30 Oktober 2026
Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

30 Oktober 2026
Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

30 Oktober 2026
Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

30 Oktober 2026
Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

30 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bakti TNI AD Sasar 479 Titik di Sulteng, dari Jembatan hingga Rumah Layak Huni

Bakti TNI AD Sasar 479 Titik di Sulteng, dari Jembatan hingga Rumah Layak Huni

29 Oktober 2026
Wagub Reny Ajak Perempuan Sulteng Manfaatkan Pap Smear Gratis Selama Sebulan

Wagub Reny Ajak Perempuan Sulteng Manfaatkan Pap Smear Gratis Selama Sebulan

26 Oktober 2026
Dua Warga Bolano Lambunu Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg

Dua Warga Bolano Lambunu Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg

30 Oktober 2026
Literasi Rapor Pendidikan Hijau, SDN 3 Parigi Jadi Sekolah Percontohan

Literasi Rapor Pendidikan Hijau, SDN 3 Parigi Jadi Sekolah Percontohan

26 Oktober 2026
Diah Puspita: Pendidikan Karakter Harus Jadi Prioritas

Diah Puspita: Pendidikan Karakter Harus Jadi Prioritas

26 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d