SIGI, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi, Sulawesi Tengah, telah salurkan bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp 270.143.600 ke dapur umum untuk penanganan korban banjir di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa.
“Penyaluran bantuan ke dapur umum itu sesuai petunjuk Kemensos, karena berbentuk bantuan logistik untuk dapur umum,” ungkap Kepala Dinas Sosial Sigi, Ariyanto, dihubungi di Sigi, Kamis, 8 September 2022.
Baca Juga : Menteri Sosial Salurkan Bantuan Logistik ke Sigi
Menurut dia, berdasarkan data sementara warga terdampak banjir di Kabupaten Sigi berjumlah 662 jiwa.
Namun, jumlah pengungsi yang menempati tempat pengungsian di halaman mesjid Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa kurang lebih 150 jiwa. Sebab, sebagian korban banjir memilih kembali ke rumahnya masing-masing.
“Untuk rumah hilang sebanyak dua unit, rusak sedang lima unit, dan rusak ringan 157 unit,” ungkap Ariyanto.
Dia mengaku, pihaknya berupaya untuk memaksimalkan penyaluran bantuan, meskipun akses jembatan Gumbasa saat ini masih dalam kondisi rusak, dengan memanfaatkan akses jalur alternatif lain untuk menuju ke lokasi banjir di Desa Pakuli Utara.
Hanya saja, proses penyaluran tidak secara cepat dilakukan, karena jalan di Dolo Selatan juga dalam kondisi rusak.
“Jarak tempuh menuju ke lokasi banjir jadi lebih lama. Tapi, sat ini penyaluran bantuan sudah mencapai 80 persen,” kata dia.
Selain itu, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penyaluran bantuan, Pemda Sigi menerapkan penyaluran bantuan satu pintu di Posko Induk, kerjasama Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
“Pemda tidak melarang jika organisasi tertentu mau menyalurkan bantuan. Tetapi, disarankan untuk lebih dulu berkoordinasi ke Posko Induk, untuk pemerataan,” tukasnya.
Baca Juga : 53 Pengungsi Korban Banjir Torue Masih Ditangani Tagana
Dia menambahkan, Kemensos juga menyalurkan bantuan Lumbung Sosial sebesar Rp. 608.150.600 lebih. Mengingat, Kabupaten Sigi merupakan wilayah rawan bencana.
“Lumbung Sosial untuk wilayah Sulawesi ini terpusat di Provinsi Sulawesi Selatan, jarak tempuh sangat jauh. Makanya Kabupaten Sigi diberikan bantuan itu untuk penanganan bencana,” ungkapnya.















