Bawaslu Parimo Gelar Sosialisasi Partisipatif Bagi Penyandang Disabilitas

PARIMO, theopini.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah gelar sosialisasi partisipatif bagi penyandang disabilitas, dalam rangka penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Kami mengundang penyandang disabilitas berusia 17 tahun ke atas, dan memenuhi syarat sebagai pemilih,” ungkap Devisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, H. Fatmawati, di Parigi, Selasa, 5 Juli 2022.

Baca Juga : Soal Data Pemilih, Zudan: Frekuensi Kemendagri dan KPU Sudah Sama

Menurut dia, partisipasi dan pengawasan yang dapat dilakukan masyarakat, dapat dimulai dengan cara-cara sederhana, contohnya tahapan pendaftaran pemilih.

BACA JUGA:  Pemda Parimo Siap Sediakan Lahan bagi Penggerak Swasembada Pangan

Pada tahapan itu, harus dapat dipastikan penyandang disabilitas telah terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2024.

“Kemudian mengajak penyandang disabilitas ini, melakukan pengawasan, dengan melaporkan bila ada pemilih yang berlum terdaftar,” kata dia.

Selain itu, memberikan pemahaman kepada penyandang disabilitas untuk melaporkan kepada pengawas Pemilu, terkait adanya oknum tak bertanggungjawab yang memainkan isu sarah.

Bawaslu berharap, pemilih disabilitas dapat terlibat dalam pelaksanaan Pemilu 2024, mulai dari kampanye hingga pemungutan suara.

“Bahkan, jika penyandang disabilitas itu memenuhi syarat, mereka dapat mendaftar sebagai penyelenggara, karena mereka memiliki kedudukan yang sama dengan warga negara lainnya,” ucapnya.

BACA JUGA:  Soal Pro Kontra PT ATI di Parimo, Begini Penjelasan Camat Siniu

Dia menyebut, sebanyak 40 orang penyandang disabilitas mengikuti sosialisasi partisipatif tersebut, berasal dari Kecamatan Parigi Tengah, Parigi, Barat, Parigi Selatan dan Parigi. Seluruhnya, merupakan alumni siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Parigi.

Baca Juga : Pemutahiran Data Pemilih Jadi Fokus Bawaslu Parimo di Awal Pengawasan

“Alasan kami melaksanakan sosialisasi di sekolah itu, karena rata-rata peserta pernah bersekolah di SLB itu. Mereka terdiri dari pemilih pemula, dan pemilih lama,” pungkasnya.

Komentar