PALU, theopini.id – Tiga dari delapan pekerja CV Wahyu Tunggal tewas usai tersengat listrik saat memperbaiki lampu jalan di Bundaran STQ, jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 5 September 2022.
“Ke delapan pekerja itu sedang memperbaiki lampu jalan. Kemudian, salah satu pekerja bernama Wahyu tiba-tiba tersengatlistrik. Ke tujuh rekan kerjanya, ingin menolong namun ikut tersengat listrik oleh aliran tiang listrik lampu jalan,” ungkap Kapolresta Palu, Kombes Polisi Barliansyah melalui Paur Subbag Humas, Aiptu I Kadek Aruna, di Palu, Senin.
Menurut dia, dari kejadian itu terdapat lima orang pekerja yang mengalami luka bakar yakni, Suhari, Sahiri, Hariyanto, Catur, dan Sularso. Sementara tiga lainnya, dinyatakan meninggal dunia, di antaranya, Wahyu, Dani dan Winarto.
Baca Juga : Mengenang Tragedi Tambang Emas Ilegal di Desa Buranga
Usia tersengat listrik, para pekerja langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, untuk mendapatkan penanganan medis.
“Anggota jaga Polsek Palu Timur, usai mendapatkan informasi langsung mendatangi TKP, dan melakukan pertolongan kepada korban serta memasang police line di TKP,” kata dia.
Saat ini, ke delapan pekerja lampu jalan masih berada di rumah sakit, menunggu proses lebih lanjut dari pihak perusahaan.
Dia menyebut, kecelakaan tersebut dipekirakan terjadi akibat adanya korsleting listrik pada tiang lampu penerangan jalan dibundaran STQ Kota Palu.














