PARIMO, theopini.id – Pemerintah Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar Pameran Expo yang menyuguhkan produk UMKM, Sabtu malam, 10 September 2022. Kegiatan yang pertama kali di laksanakan itu, untuk memeriahkan HUT Kecamatan Mepangan ke-43 tahun.
“Point penting dalam pelaksanaan Pameran Expo ini ialah meletakkan dasar dan pondasi ke masyarakat agar tidak menjadi masyarakat yang konsumtif,” ungkap Camat Mepanga, Moko Ardiyanto.
Baca Juga : Tim Penggerak PKK Parimo Dukung Pengembangan UMKM Lewat Pelatihan
Menurutnya, Pameran Expo ini dilaksanakan untuk menanamkan pemikiran kepada masyarakat menjadi produktif. Sebab, Kabupaten Parimo memiliki potensi dan sumberdaya yang mampu bersaing dengan produk berasal dari daerah lain.
Dia berharap, masyarakat tidak lagi menggunakan produk yang berasal dari luar, serta menghasilkan produk UMKM berkualitas dan dapat bersaing di pasaran. Sehingga, roda perekonomian di wilayah setempat meningkat.
“Pameran Expo ini terdapat 55 stand pameran, menampilkan 44 produk UMKM dari 18 desa di Kecamatan Mepanga. Selain itu, kami berbangga karena Pameran Expo ini turut diikuti oleh UMKM dari luar daerah, yaitu Palu dan Gorontalo”, ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai mengatakan, sumberdaya alam di wilayah Kecamatan Mepanga sangat besar, dan menjadi sumber potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat berbasis UMKM.
Dia mendorong Dinas Koperasi dan UMKM untuk lakukan pendampingan kepada kelompok-kelompok UMKM. Sehingga memiliki akses permodalan, serta sarana prasarana memadai.
“Penggagas dan pelaku usaha perlu memperhatikan kualitas serta inovasi, agar mutu produk memiliki nilai jual yang baik untuk dipasaran,” kata dia.
Baca Juga : Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng Gelar Bimtek Penilaian Kesehatan
Dia berharap, Pemerintah Kecamatan Mepanga dapat melakukan pembinaan secara berkelanjutan kepada para pelaku UMKM, dan sektor usaha lainnya. Sehingga, lebih produktif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya.
“Tujuan kita adalah membangun sentra-sentra produksi berskala Mikro, yang nantinya akan membuka peluang Investasi bagi Daerah dan peningkatan ekonomi yang tujuannya mensejahterakan Masyarakat”, tambahnya.












