PALU, theopini.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui bidang statistik menyusun Buku Statistik Sektoral 2022.
“Buku statistik sektoral merupakan buku profil memuat data sektoral lingkup Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Seksi Pengolahan dan Analisa Data Statistik, Echmond, SH, dalam keterangan resminya, di Palu, Rabu, 21 September 2022.
Baca Juga : Pemprov Sulteng Gencar Bersihkan Lahan Kawasan Pangan Nusantara
Menurutnya, data yang termuat dalam buku tersebut, berasal dari berbagai bidang. Di antaranya, Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), Bidang Statistik, serta Bidang Persandian dan Bidang Sekretariat.
Pada 2022 direncanakan akan ada perubahan anggaran, yaitu penambahan biaya untuk pencetakan buku yang awalnya hanya 40 buku menjadi 150 buku.
“Buku tersebut tidak hanya memuat data yang berasal dari Dinas Kominfo saja, akan tetapi memuat data dari beberapa sektoral,” ujarnya.
Berdasarkan arahan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tengah Dra. Novalina, MM, penambahan data sektoral dalam buku Statistik Sektoral Provinsi Sulawesi Tengah 2022, yaitu seperti kasus Stunting dan HIV AIDS.
“Penambahan data sektoral ini mengikuti apa yang sedang ramai saat ini. Akan tetapi masih berkembang lagi atau ada yang lainnya dan itu akan ditindak lanjuti melalui rapat,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Statistik Madda, SE mengatakan, buku tersebut dapat dijadikan acuan oleh para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Baca Juga : Pemprov Sulteng Gelar Bimtek Pengelolaan Statistik Sektoral
Tidak hanya itu, buku sektoral tersebut dapat digunakan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Adapun kendala-kendala yang dihadapi dalam penyusunan buku tersebut, yaitu mulai dari pembiayaan, data yang lambat direkap serta kurangnya koordinasi antar anggota tim lainnya,” pungkasnya.







Komentar