Komisi III DPRD Parimo Soroti Pemberhentian Dokter di Moutong

Komisi III DPRD Parimo Soroti Pemberhentian Dokter di MoutongPembahasan Raperda Perumda
Ketua Pansus III DPRD Parimo, Leli Pariani. (Foto : Istimewa)

PARIMO, theopini.id – Anggota Komisi III DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Leli Pariani, menyoroti pemberhentian tenaga dokter yang dilakukan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buluye Napoae Moutong.

“Manajemen rumah sakit memberhentikan dr Pratiwi. Ini merupakan pemberhentian kedua, yang terjadi di RSUD Buluye Napoae Moutong,” ungkap Leli, dalam sidang paripurna DPRD, Rabu malam, 5 Oktober 2022.

Baca Juga : Catatan Gedung Mangkrak di RSUD Buluye Napoae Moutong

Dia menyayangkan, tindakan manajemen RSUD Buluye Napoae Moutong, yang kerap melakukan pemberhentian tenaga medis secara sepihak.

Seharusnya, pihak manajemen rumah sakit melakukan pemanggilan terlebih dahulu terhadap dokter tersebut, agar penyebab pemberhentian bisa diketahui.

Kemudian, apabila anggaran menjadi kendala pembiayaan tenaga medis, seharusnya pihak manajemen rumah sakit menyampaikan persoalan kepada Komisi III DPRD sebagai mitra.

“Pemberhentian ini terjadi pada 28 September 2022, sebelum selesai asistensi APBD Perubahan 2022. Kalau memang ada masalah anggaran, kenapa tidak disampaikan kepada kami,” tukasnya.

Leli juga khawatir, pemberhentian dokter mempengaruhi proses akreditasi yang akan dilalui RSUD Buluye Napoae Moutong, sebagai salah satu syarat agar kerja sama dengan BPJS dapat diterjalin.

Dia meminta, Pemerintah Daerah (Pemda) segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Sehingga, persoalan tersebut, tidak kembali terjadi di RSUD Buluye Napoae Moutong.

Baca Juga : Pemda Diminta Tak Pangkas Anggaran 3 Rumah Sakit di Parimo

“Kami Komisi III DPRD Parimo, sebelumnya telah mengagendakan rapat kerja dengan RSUD Buluye Napoae Moutong, namun tertunda. Rencananya kami akan menjadwalkan kembali,” pungkasnya.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: