PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup), Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai mendorong pembentukan jejaring screening Ante Natal Care (ANC) pada ibu hamil.
“Rencana strategi Kementerian Kesehatan pada 2020-2024, menyebutkan, kondisi umum dan permasalahan kesehatan ibu dan anak, antara lain Angka Nasional Kematian Ibu (AKI), 305 per 100,000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Neonatal (AKN), 15 per 1000 kelahiran hidup,” ungkap Badrun, dalam sambutannya, Jum’at 16 Januari 2023.
Baca Juga: Ibu Hamil Selamat dari Timbunan Tanah Longsor di Bogor
Menurutnya, target angka kematian ibu Kabupaten Parimo pada 2023, sesuai Renstra perubahan Dinas Kesehatan (Dinkes) pada 2019-2023 87 per 100,000 kelahiran hidup, dan Januari-Mei 2023, terdapat dua angka kematian ibu usai dikonversi diperoleh 19,8 per 100,000 kelahiran hidup.
Kemudian, penyebab kematian ibu dan anak, yakni hipertensi dalam kehamilan, dan Pendarahan Pasca Persalinan (Post Partu)
“Berarti kondisi umum permasalahan kesehatan ibu dan anak Kabupaten Parimo, masih menjadi permasalahan serius yang harus segera diatasi melalui pelayanan ANC terpaut,” ujarnya.
Sehingga, ibu hamil mendapatkan pelayanan ANC terpadu minimal enam kali selama kehamilan, dan dapat menjalani kehamilan, persalinan dengan pengalaman bersifat positif.
Bahkan, diperlukan peningkatan kualitas pelayanan, mulai dari perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi, agar kematian ibu dan bayi bisa ditekan.
Baca Juga: Ibu Hamil Wajib Siapkan Empat Calon Pendonor Darah
“Olehnya, diperlukan peran dan upaya keseriusan lintas sektor serta lintas program, dalam upaya mendapatkan capaian indikator program kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Parimo,” pungkasnya.















