Libatkan Pelajara, Diskominfo Buol Kampanye Gerakan Penurunan Stunting

BUOL, theopini.id Dalam upaya memerangi stunting di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Suondo D. Sanua, S.Sos, telah mengambil langkah mengkampanyekan cegah Stunting yang dimulai dari Kecamatan Tiloan.

Menurut Kadis Kominfo Buol, kampanye tersebut bertujuan untuk mensukseskan gerakan percepatan penurunan angka Stunting serta mencegah penambahan kasus yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dukcapil Buol Usulkan Peremajaan Sarpras

“Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan tumbuh kembang pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya. Selain itu, infeksi berulang dan kurangnya stimulasi psikososial pada seribu hari pertama juga meningkatkan risiko stunting,” jelas Suondo dikonfirmasi di Buol, Jum’at 30 Juni 2023.

Dia mengatakan, guna mengenali urgensi penanganan Stunting, Diskominfo Kabupaten Buol bersama timnya merancang strategi yang terarah dan progresif untuk melibatkan masyarakat secara langsung.

Kampanye cegah Stunting merupakan upaya yang tepat untuk meningkatkan kesadaran, dan memotivasi partisipasi aktif dari masyarakat dan pelajar SMA.

Kampanye ini, juga diharapkan dapat memicu perubahan perilaku positif, dan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya nutrisi yang baik bagi pertumbuhan serta perkembangan anak-anak.

“Kampanye cegah Stunting merupakan komitmen kami untuk melindungi masa depan generasi Buol. Kami percaya bahwa dengan melibatkan masyarakat secara langsung, kami dapat membangun pemahaman yang kuat tentang masalah stunting dan mendorong  tindakan nyata untuk menghentikannya,” tuturnya.

Baca Juga: Lantik 81 Pejabat Fungsional, Begini Pesan Pj Bupati Buol

Kegiatan kampanye ini, juga dimaksudkan agar menjadi tonggak penting dalam perang melawan Stunting di Kabupaten Buol. Apalagi melibatkan masyarakat secara langsung dan menyasar para pelajar SMA.

Ia meyakini, upaya ini memiliki potensi untuk mengubah paradigma, dan menciptakan generasi sehat serta kuat secara fisik dan mental.

Komentar