Wagub Sulteng Serahkan Bantuan Gercep Gaskan Berdaya di Banggai

BANGGAI, theopini.idWakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah, H Ma’mun Amir menyerahkan bantuan program Gerak Cepat Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Gercep Gaskan Berdaya) di Kabupaten Banggai, Selasa, 28 November 2023.

“Bantuan ini, harus dipelihara dengan baik, sebab memelihara dan merawat lebih sulit dari pada membangun. Namun bukan berarti tidak mampu untuk mewujudkannya, tergantung kita yang menjalankannya,” kata Wagub Ma’mun Amir.

Baca Juga: Parimo Terima Rp8,3 Miliar Dana Pengentasan Kemiskinan Ekstrim

Ia berharap masyarakat bisa menerima bantuan tersebut, yang diberikan sesuai kemampuan anggaran pemerintah dan berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.

“Harapannya masyarakat dapat memahami dan mengerti, apabila tidak sesuai dengan keinginan,” imbuhnya.

Wagub pun mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

Sehingga, program Gercep Gaskan Berdaya yang digagas Pemprov Sulawesi Tengah, dapat terwujud dengan baik.

Sementara itu, Bupati Banggai, Amirudin mengatakan, penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu kebijakan dan program Pemda yang dilakukan secara sistematis dan terencana.

Bahkan, bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat untuk mengurangi jumlah penduduk miskin, dalam rangka meningkatkan derajat kesejahteraan rakyat.

“Sehingga diperlukan pedoman pelaksanaan, melalui program Gercep Gaskan Berdaya yang dilaksanakan dengan berbagai ragam kebijakan pemerintah maupun pihak swasta termasuk dunia usaha dan lembaga-lembaga swasta lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, upaya penanganan kemiskinan tidak hanya untuk mencapai target pembangunan daerah. Akan tetapi, juga dalam rangka mencapai pembangunan nasional.

Ke depan, Pemda Banggai akan memberikan kewenangan penuh kepada Camat dengan dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar, untuk pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Bappelitbangda Parimo Paparkan Perkembangan Gercep Gaskan Berdaya

Melalui kewenangan itu, diharapkan dapat menekan angka kemiskinan semakin rendah dan berkurang. Sebab, sebagian besar penduduk Kabupaten Banggai tinggal di daerah pedesaan, dan berprofesi sebagai petani.

“Sewajarnyalah, bila pembangunan pedesaan menjadi proiritas utama dalam rencana pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Komentar