PALU, theopini.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) Provinsi Sulawesi Tengah, Sudaryano R. Lamangkona menerima kunjungan Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Palu, Raden Muhammad Yusridarto, Kamis, 11 Januari 2024.
“Maksud dan tujuan kunjungan ini, untuk bersilaturahmi sekaligus ingin membangun kerja sama dengan DKIPS Sulawesi Tengah, terkait penyiaran di tahun ini,” kata Kepala RRI Palu Raden Muhammad Yusridarto.
Baca Juga: DKIPS Sulteng Gelar Sosialisasi Penerapan TTE
Ia juga mengatakan, untuk memperkuat kerja sama antara DKIPS Sulawesi Tengah dan RRI Palu, perlu adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka mensosialisasikan program-program Pemerintah Daerah (Pemda) secara detail kepada masyarakat.
“Jika ada yang ingin dibantu RRI, bisa disampaikan. Kami juga ditugaskan negara untuk membantu Sulawesi Tengah, khususnya bagian informasi penyiaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DKIPS Sulawesi Tengah, Sudaryano R. Lamangkona mengungkapkan di era digitalisasi saat ini, informasi berkembang dan tersebar begitu cepat.
Begitu juga, kata dia, dunia penyiaran radio yang terus eksis memberikan informasi kepada masyarakat. “Menurut saya, penggunaan sarana komunikasi perlu dioptimalkan, agar tepat sasaran,” imbuhnya.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan dukungan dan siap sebagai suplayer utama pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan.
Selain itu, Gubernur Rusdy Mastura juga akan mengembangkan potensi tanaman anggur di Kota Palu, menyiapkan lahan 3.000 haktare, untuk pengembangan durian serta pemanfaatan selat Makassar.
“Alhamdulillah, pertumbuhan pembangunan Sulawesi Tengah berada pada 13.05 persen, pendapatan yang sebelumnya hanya Rp900 Miliar, kini ini meningkat Rp2 triliun. Investasi masuk tiga besar di Indonesia, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 70,95 poin,” bebernya.
Baca Juga: DKIPS Sulteng Gelar Sosialisasi Cerdas Bermedia Sosial Saat Pemilu 2024
Untuk itu, ia berharap melalui kerja sama ini, seluruh informasi terkait program dan kinerja Pemda dapat diketahui masyarakat.
“Selain itu, informasi tentang pertanian, cuaca, bencana dan aspek lainnya dapat tersampaikan secara optimal,” pungkasnya.













