Januari 2024, DP3AP2KB Parimo Terima Dua Laporan Kasus Asusila

PARIMO, theopini.id Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, telah menerima dua laporan kasus asusila anak di bawah umur pada Januari 2024.

“Kedua kasus asusila ini, terjadi didua kecamatan yang berbeda,” kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada DP3AP2KB Parimo, Riri Dian Apriliyanti, di Parigi, Rabu, 17 Januari 2024.

Baca Juga: Sepanjang 2023, Kasus Kekerasan Seksual Masih Didominasi Korban Anak

Menurutnya, dua kasus yang dilaporkan ke DP3AP2KB Parimo masing-masing terjadi di Kecamatan Parigi dan Sausu. Dimana, para pelaku masih merupakan kerabat dekat kedua korban, yakni ayah kandung dan ayah sambung.

Ia mengaku sangat menyayangkan kerabat dekat korban masih saja menjadi pelaku utama dalam kasus-kasus tindak asusila di Kabupaten Parimo.

Sejauh ini, laporan kedua korban asusila ini mendapatkan pendampingan DP3AP2KB Parimo, sejak menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kepolisian.

Dengan adanya laporan tersebut, semakin menambah deretan kasus kekerasan perempuan dan anak tiap tahunnya di Kabupaten Parimo.

“Pada 2023, tercatat kasus kekerasan mencapai 63 kasus. Tiap tahunnya meningkat, ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tukasnya.

Baca Juga: Sepanjang 2023, 444 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Sulteng

Padahal, setiap tahun secara rutin DP3AP2KB Parimo terus melakukan sosialisasi untuk mencegah kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Tahun ini, kami akan kembali meningkatkan program sosialisasilagi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Komentar