the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

Keluarga Pendiri Alkhairaat Bantah Beri Dukungan ke Salah Satu Cagub Sulteng

the OPINIbythe OPINI
22 Agustus 2024
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
22 Agustus 2024
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
Keluarga Pendiri Alkhairaat Bantah Beri Dukungan ke Salah Satu Cagub Sulteng

Mohammad Sadig. (Foto: istimewa)

PALU, theopini.id – Spekulasi terkait dukungan keluarga pendiri Alkhairaat terhadap salah satu Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Cagub Sulteng), sempat mencuat.

Namun, klaim itu langsung dibantah oleh anggota keluarga besar pendiri Alkhairaat, Mohammad Sadig, dalam keterangan tertulisanya, pada Rabu malam, 21 Agustus 2024.

Baca Juga: Nizar-Ardi Dapat Dukungan PKS untuk Berkompetisi di Pilkada Parimo

Ia menekankan, tidak ada dukungan resmi dari keluarga besar pendiri Alkhairaat kepada salah satu calon gubernur. Klaim tersebut, hanya upaya untuk memanipulasi persepsi publik.

Baca Juga

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

“Bagaimana mungkin kami mendukung seseorang yang terlibat dalam masalah internal yayasan Islam Alkhairaat? Klaim itu adalah kebohongan besar. Kami berdiri di luar politik dan tidak terlibat dalam perpecahan ini,” ujar Mohammad Sadig.

Pernyataan tokoh muda Alkhairaat ini, mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang potensi perpecahan di dalam organisasi Alkhairaat, yang saat ini memiliki sekitar 20 juta pengikut.

Pada Pilkada 2015, menurutnya, Alkhairaat juga terbelah akibat maklumat yang dikeluarkan salah satu pemimpin mereka, yang mendukung salah satu kandidat.

“Polarisasi yang terjadi saat itu menciptakan luka yang mendalam di kalangan Abnaulkhairaat, sebutan untuk warga Alkhairaat, dan perpecahan serupa dikhawatirkan terulang kembali,” ujarnya.

Kontroversi semakin memanas, ketika dua individu yang mengaku sebagai keturunan Guru Tua berafiliasi dengan salah satu partai pendukung pasangan bakal pasangan calon untuk Pilgub Sulawesi Tengah.

Sementara, sebagian besar anggota keluarga besar pendiri Alkhairaat, menolak terhadap klaim dukungan tersebut.

Habib Sadiq menegaskan, posisi politik mereka tetap netral dan tidak berafiliasi dengan kandidat manapun.

Dewan penasehat Lingkar Studi Aksi Demokrasi Indonesia (LSADI) Sulawesi Tengah ini, membeberkan perpecahan internal yang disebabkan keterlibatan politik telah merusak reputasi, dan kepercayaan terhadap lembaga tersebut.

Dia menambahkan, jika tidak ditangani dengan hati-hati, perpecahan yang sama bisa terjadi lagi pada Pilgub 2024 ini.

“Pelajaran dari Pilgub 2015 harusnya cukup menjadi pengingat bagi kita semua. Alkhairaat adalah lembaga pendidikan, dakwah, dan sosial yang seharusnya tetap fokus pada misi utamanya. Jangan biarkan politik memecah belah kita lagi,” pintanya.

Di tengah suhu politik yang semakin memanas, anggota keluarga besar pendiri Alkhairaat berharap, komunitas mereka dapat tetap bersatu, dan fokus pada tujuan utama lembaga, yaitu pendidikan dan dakwah, tanpa terlibat dalam persaingan politik yang berpotensi merusak.

Pilkada serentak 2024 akan dilaksanakan di seluruh Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah, yang akan memilih gubernur baru.

Beberapa nama besar sudah muncul sebagai kandidat dalam kontestasi politik ini, di antaranya adalah Ahmad Ali, Anwar Hafid dan Rusdy Mastura.

Dalam pertarungan ini, Ahmad Ali berpasangan dengan Abdul Karim Aljufri dengan dukungan dari koalisi besar partai politik, sementara Anwar Hafid berpasangan dengan Reny Lamajido dengan dukungan dari partai Demokrat, PKS, dan PBB. Sementara Rusdy Mastura, selain didukung PDIP, juga disebut-sebut didukung Partai Hanura.

Sebagai organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1930, Alkhairaat memiliki pengaruh besar di Sulawesi Tengah.

Organisasi ini didirikan oleh H S Idrus Bin Salim Aljufri, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua, yang hingga kini tetap menjadi sosok sentral dalam komunitas Muslim di Bumi Tadulako tersebut.

Sejak berdiri, Alkhairaat selalu menegaskan posisinya sebagai lembaga non-politik yang tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun, sesuai dengan amanat pendirinya pada muktamar tahun 1963.

Meskipun demikian, setiap kali momen pemilihan tiba, baik itu Pemilu maupun Pilkada, Alkhairaat kerap menjadi sorotan.

Baca Juga: Anwar-Reny Akan Deklarasi di Parimo pada 19 Juli 2024

Hal ini, disebabkan kecenderungan politisi lokal maupun nasional yang sering datang ke lembaga ini, untuk meminta restu dari para habib, ulama, kiai, dan ustad-ustad yang berada di lingkup Alkhairaat.

Praktik ini, meski lazim, sering kali memicu kontroversi, terutama ketika tokoh-tokoh agama tersebut dianggap membawa nama Alkhairaat untuk mendukung kandidat tertentu.

Tags: #PilgubSulteng#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Seluruh Dapur UPT Pemasyarakatan di Sulteng Kantongi Sertifikat Halal

Next Post

Ditjen Hubdat Temukan 4.345 Kendaraan Langgar Ketentuan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Desa Sakinah Jaya Juara Umum MTQ Ke-10 Tingkat Kecamatan Parigi Utara

Desa Sakinah Jaya Juara Umum MTQ Ke-10 Tingkat Kecamatan Parigi Utara

14 Juli 2026
Wagub Sulteng Ajak Gereja Perkuat Kolaborasi Cegah Narkoba dan Dekadensi Moral

Wagub Sulteng Ajak Gereja Perkuat Kolaborasi Cegah Narkoba dan Dekadensi Moral

13 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Selpina Basrin Salurkan Bibit Jagung untuk Petani Lobu Mandiri

Dukung Ketahanan Pangan, Selpina Basrin Salurkan Bibit Jagung untuk Petani Lobu Mandiri

8 Juli 2026
Pertunjukan 100 Drone Meriahkan Langit Teluk Lalong, Jadi Daya Tarik HUT ke-66 Banggai

Pertunjukan 100 Drone Meriahkan Langit Teluk Lalong, Jadi Daya Tarik HUT ke-66 Banggai

8 Juli 2026
Kapolda Sulteng Perkuat Sinergi dengan Alkhairaat Jaga Kamtibmas

Kapolda Sulteng Perkuat Sinergi dengan Alkhairaat Jaga Kamtibmas

7 Juli 2026
Kapolda Sulteng Minta Perwira Baru SIP 55 Jadi Pemimpin Berintegritas dan Humanis

Kapolda Sulteng Minta Perwira Baru SIP 55 Jadi Pemimpin Berintegritas dan Humanis

6 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

15 Juli 2026
Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

15 Juli 2026
Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

15 Juli 2026
Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

15 Juli 2026
Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

Program KNMP di Parimo Siap Dikerjakan, Tinggal Tunggu Legalitas Lahan

15 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Pemda Banggai Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Produk Unggulan Bersama PT Mutuagung Lestari

Pemda Banggai Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Produk Unggulan Bersama PT Mutuagung Lestari

14 Juli 2026
Polres Banggai Gagalkan Peredaran Pil THD Diduga Sasar Pelajar, Emak-emak Ditangkap

Polres Banggai Gagalkan Peredaran Pil THD Diduga Sasar Pelajar, Emak-emak Ditangkap

9 Juli 2026
Pemkot Palu dan Pengadilan Agama Siapkan MoU Perlindungan Perempuan dan Anak Pascaperceraian

Pemkot Palu dan Pengadilan Agama Siapkan MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Pascaperceraian

9 Juli 2026
Wagub Sulteng Ingatkan OPD, Kelalaian Administrasi Pengadaan Bisa Jadi Temuan BPK hingga KPK

Wagub Sulteng Ingatkan OPD, Kelalaian Administrasi Pengadaan Bisa Jadi Temuan BPK hingga KPK

15 Juli 2026
Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Parimo Gencarkan Pencegahan

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Parimo Gencarkan Pencegahan

9 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Indeks Berita
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur
  • Ramadan
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service
  • the OPINI

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In