PALU, theopini.id – Sebanyak 30 anggota DPRD Tolitoli hasil Pemilu 2024, mengikuti orientasi yang dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini, dirangkaikan dengan penyusunan tata tertib, kode etik, dan pembentukan alat kelengkapan DPRD, di Palu, Rabu, 18 September 2024.
Baca Juga: Sekprov Sulteng: Penggunaan Dana Pokir Harus Sesuai Mekanisme dan Aturan
“Selamat dan apresiasi atas pelantikan anggota DPRD Kabupaten Toli-toli, dengan harapan kiranya amanah yang diemban sebagai wakil rakyat, dapat dijalankan dengan integritas dan moralitas,” ucap Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Tengah, M Sadly Lesnusa.
Ia mengatakan, anggota legislatif merupakan mitra sejajar bagi eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sehingga, keduanya harus menjalankan komunikasi baik dan kerja sama yang solid.
“Kita harus saling mendukung, namun (DPRD) tetap mengedepankan prinsip check and balance, untuk menjaga kualitas tata kelola pemerintahan daerah,” ujarnya.
Ia berharap, orientasi ini dapat meningkatkan pemahaman dan mempercepat adaptasi. Khususnya, bagi anggota-anggota baru terhadap pelaksanaan fungsi utama DPRD, sebagai lembaga yang membentuk peraturan daerah, menetapkan anggaran dan mengawasi pemerintahan.
“DPRD memiliki kekuatan yang signifikan, untuk menjaga keberlanjutan pemerintahan daerah yang akuntabel dan transparan,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan, Sulawesi Tengah khususnya Tolitoli, adalah daerah yang dikaruniai potensi kekayaan alam berlimpah mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan, pariwisata dan pertambangan.
Baca Juga: BPSDM Sulteng Gelar Orientasi Anggota DPRD Poso dan Touna
Olehnya, sangat disayangkan apabila potensi ini tidak terkelola secara optimal, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan daerah.
“Saya mengajak saudara-saudara untuk menggali sumber-sumber pendapatan baru, dengan melakukan inovasi, replikasi dan modifikasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak, guna meningkatkan PAD serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.







Komentar