MAKASSAR, theopini.id – Pjs Wali Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis mengharapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak, mampu mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.
“Kami Pemkot Makassar turut berpartisipasi menghadirkan GPM yang ditempatkan di Kecamatan Tamalate,” kata Arwin saat menghadiri GPM serentak, Selasa, 15 Oktober 2024.
Baca Juga: Kendalikan Inflasi, Dinas Tanaman Pangan Sulteng Gelar GPM di Sigi
Ia menyebut, GPM dilakukan secara terintegrasi dengan 24 kabupaten/kota. Di mana, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menginisiasi pagelaran pangan murah, dalam rangka HUT ke 355, sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia.
Harapannya, kegiatan ini dapat merespon kebutuhan masyarakat, apalagi harga bahan pokok saat ini tidak stabil.
“Sehingga dengan intervensi ini, diharapkan mampu menstabilkan harga,” ujarnya.
Arwin mengaku, telah menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Koperasi untuk membangun kolaborasi yang kuat, dengan seluruh pemangku kepentingan.
Bahkan, melibatkan seluruh BUMN, lembaga pemerintah, dan pelaku usaha pangan lainnya. Tujuannya, agar mereka ikut ambil bagian dalam menghadirkan bahan pokok yang terjangkau dengan harga tawar sesuai dengan distributor.
“Itu yang kami dorong agar tidak bergantung APBD,” ucapnya.
Saat ini, posisi inflasi Kota Makassar pada September 2024, berada pada angka 1,54 persen. Hal ini, menunjukan penurunan dibanding Agustus 2024, yang mencapai 1,64 persen.
Baca Juga: Program GPM di Parimo Telah Lampaui Target Pelaksaan
Dengan begitu, menurutnya, Pemkot Makassar menjadi yang terendah dari rata-rata nasional dan provinsi.
“Ini patut disyukuri, bahwa kerja-kerja pemerintah, instansi lembaga dan non pemerintah semuanya bergerak melakukan intervensi di pasar, menjamin ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, sehingga daya beli masyarakat semakin baik dan inflasi stabil,” pungkasnya.







Komentar